Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Nikkei Jepang naik pada hari ini karena antusiasme terhadap AI kembali muncul di pasar, mengesampingkan kekhawatiran tentang eskalasi krisis di Timur Tengah.
Rabu (9/9/2026) pukul 09.00 WIB, indeks acuan Nikkei 225 naik 0,43% menjadi 65.549,88, pulih dari penurunan di awal perdagangan. Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas menguat 0,24% menjadi 4.059,87.
Kepercayaan bisnis di kalangan produsen besar Jepang meningkat pada bulan September ke level tertinggi sejak Desember 2021, didorong oleh permintaan yang kuat terkait semikonduktor dan pusat data, menurut jajak pendapat bulanan Reuters pada hari Rabu.
Baca Juga: Indeks KOSPI Korea Selatan Menguat Seiring Reli Saham Sektor Chip
Meskipun pasar AS tertekan semalam, karena kekhawatiran atas perang Iran dan kenaikan harga minyak, Indeks Semikonduktor SE Philadelphia masih mencatatkan kenaikan 1,3%.
Berita bahwa Verizon menandatangani kesepakatan miliaran dolar dengan Corning untuk memasok serat optik kepadatan tinggi untuk infrastruktur AI meningkatkan kinerja produsen kabel Jepang seperti Fujikura, kata Maki Sawada, seorang ahli strategi ekuitas di Nomura Securities.
"Saham-saham semikonduktor dan yang terkait dengan AI menunjukkan kinerja yang kuat, memberikan kontribusi positif pada Nikkei 225," kata Sawada.
Saham-saham Jepang juga menghadapi penguatan yen, bertahan di dekat level tertinggi tujuh bulan karena ekspektasi kenaikan suku bunga yang dipercepat oleh Bank Sentral Jepang (Bank of Japan) pada pertemuan minggu depan.
"Karena pasar tampaknya sebagian besar telah memperhitungkan apresiasi yen, tren diperkirakan akan bergeser ke arah pembelian saat harga turun setelah penjualan awal mereda," kata analis Sony Financial Group dalam sebuah catatan.
Terdapat 109 saham yang naik di Nikkei 225, sementara 116 saham turun.
Baca Juga: Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Mendekati US$ 100 per Barel
Saham-saham dengan kenaikan persentase terbesar dalam indeks tersebut adalah saham Furukawa Electric yang melonjak 13,20%, diikuti oleh saham Fujikura naik 8,75%, dan saham Lasertec, yang menguat 6,56%.
Saham-saham dengan penurunan terbesar adalah Kyowa Kirin yang turun 5,12%, diikuti oleh saham Sumitomo Pharma melemah 5,02% dan saham Nikon turun 3,63%.














