kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.914   -4,00   -0,02%
  • IDX 6.010   -83,71   -1,37%
  • KOMPAS100 774   -11,05   -1,41%
  • LQ45 595   -6,85   -1,14%
  • ISSI 210   -3,11   -1,46%
  • IDX30 331   -3,02   -0,90%
  • IDXHIDIV20 425   -1,67   -0,39%
  • IDX80 88   -1,23   -1,37%
  • IDXV30 116   -0,49   -0,42%
  • IDXQ30 109   -0,59   -0,54%

TSMC Diproyeksi Cetak Rekor Laba Enam Kuartal Beruntun Berkat Ledakan AI


Senin, 12 Oktober 2026 / 10:30 WIB
TSMC Diproyeksi Cetak Rekor Laba Enam Kuartal Beruntun Berkat Ledakan AI
ILUSTRASI. Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), produsen chip canggih terbesar di duni (REUTERS/Ann Wang)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), produsen chip canggih terbesar di dunia, diperkirakan kembali mencatatkan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah.

Lonjakan permintaan chip untuk kecerdasan buatan (AI) diproyeksikan mendorong kinerja perusahaan tersebut mencapai rekor selama enam kuartal berturut-turut.

Mengutip Reuters, Senin (12/10/2026), permintaan terhadap kapasitas produksi chip AI TSMC serta teknologi pengemasan chip canggih Chip on Wafer on Substrate (CoWoS) masih kuat.

Baca Juga: AirAsia Dikabarkan Berdiskusi dengan Pemerintah Malaysia Terkait Dukungan Pendanaan

Kondisi ini menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis perusahaan yang memasok chip untuk Nvidia dan Apple tersebut.

TSMC dijadwalkan mengumumkan laporan keuangan kuartal III-2026 pada Kamis. Berdasarkan konsensus LSEG SmartEstimate yang dihimpun dari 16 analis, laba bersih perusahaan diperkirakan melonjak 65% secara tahunan menjadi 746,3 miliar dolar Taiwan atau setara US$ 23,4 miliar.

Angka tersebut akan menjadi rekor laba kuartalan baru apabila melampaui capaian sebelumnya. Laba bersih di atas 706,56 miliar dolar Taiwan juga akan menandai pertumbuhan laba selama 11 kuartal berturut-turut.

Sebelumnya, TSMC melaporkan pendapatan kuartal III-2026 naik 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi pendapatan tersebut melampaui perkiraan pasar sekaligus mencetak rekor tertinggi baru.

Morgan Stanley memperkirakan TSMC akan menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan setahun penuh ke kisaran 40% bagian bawah hingga menengah, dari panduan saat ini yang berada di atas 40%.

Baca Juga: Amazon Dikabarkan Incar Startup AI Decart Senilai US$ 7 Miliar

Dalam laporan pada 6 Oktober, analis Morgan Stanley Charlie Chan menyebut permintaan kuat terhadap chip berteknologi 3 nanometer menjadi salah satu pendorong prospek tersebut.

Kinerja TSMC juga tercermin dari nilai pasarnya yang terus meningkat. Kapitalisasi pasar perusahaan kini mencapai sekitar US$ 2,1 triliun, hampir dua kali lipat kapitalisasi pasar Samsung Electronics asal Korea Selatan.

Ekspansi Pabrik di Amerika Serikat

Di tengah lonjakan permintaan chip AI, TSMC juga memperluas kapasitas produksinya di Amerika Serikat.

Perusahaan tersebut telah mengalokasikan investasi sebesar US$ 265 miliar untuk membangun pabrik chip di Arizona, termasuk tambahan investasi US$ 100 miliar yang diumumkan pada Juli lalu.

Baca Juga: Won Korea Selatan Tembus Level Tertinggi 2 Tahun Senin (12/10), Rupiah Menguat Tipis

Pada September, Reuters melaporkan bahwa TSMC sedang mengevaluasi kemungkinan investasi di Texas.

Prospek ekspansi di negara bagian tersebut kembali menjadi perhatian setelah CEO Tesla Elon Musk menyatakan bahwa perusahaannya akan membangun dan mengoperasikan kompleks chip AI Terafab. TSMC disebut berpotensi menyewa sebagian fasilitas tersebut.

Analis Morgan Stanley menilai ekspansi di Texas dapat diperlukan dalam lima tahun mendatang, seiring meningkatnya permintaan pelanggan dan terbatasnya ruang di lokasi TSMC di Arizona.

Namun, Phelix Lee, analis ekuitas senior Morningstar, menilai belum ada urgensi besar bagi TSMC untuk memperluas bisnis ke Texas. Pasalnya, sejumlah pabrik yang direncanakan di Arizona masih belum dibangun.

“Texas merupakan lokasi yang baik untuk rencana ekspansi besar pada dekade 2030-an atau 2040-an, mengingat sejarah panjang ekosistem semikonduktor dan ketersediaan tenaga ahlinya,” ujar Lee.

Baca Juga: China Gelar Latihan Militer Sepanjang Pekan, Taiwan Tingkatkan Pemantauan

Ia juga menilai rencana ekspansi tersebut berpotensi menjadi langkah antisipasi terhadap kemungkinan kebijakan perdagangan dan kebijakan lain dari pemerintah Amerika Serikat.

Pada paparan kinerja Juli lalu, TSMC menaikkan proyeksi belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini menjadi US$ 60 miliar hingga US$ 64 miliar.

Sebelumnya, perusahaan memperkirakan belanja modal berada di kisaran atas US$ 52 miliar hingga US$ 56 miliar.

Di pasar saham, saham TSMC yang tercatat di bursa Taipei telah menguat 63% sepanjang tahun ini. Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan pasar saham Taiwan yang mencapai 69% pada periode yang sama.

Dengan permintaan chip AI yang masih kuat, perhatian investor kini tertuju pada realisasi laba kuartal III serta proyeksi pendapatan dan belanja modal TSMC untuk periode berikutnya.

Baca Juga: Korea Utara Luncurkan Sejumlah Rudal Balistik, Ketegangan dengan Seoul Meningkat


Tag


TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×