kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

UEA menunda peluncuran reaktor nuklir pertamanya


Sabtu, 06 Mei 2017 / 16:19 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

ABU DHABI. Uni Emirat Arab pada Jumat (5/5) menunda peluncuran reaktor nuklir pertamanya sampai tahun depan untuk pemeriksaan keamanan lebih lanjut karena regulator belum memberikan izin operasi.

Reaktor tersebut, salah satu dari empat yang dibangun di pembangkit Barakah senilai US$ 20 miliar di sebelah barat Abu Dhabi oleh konsorsium yang dipimpin Korea Electric Power Corp. (KEPCO) itu, sebelumnya dijawalkan akan mulai beroperasi tahun ini.

Namun, regulator nuklir UEA masih meninjau pengajuan izin operasi yang diserahkan pada Maret 2015, kata Emirates Nuclear Energy Corp. (ENEC), seperti dikutip AFP.

Penundaan itu ditujukan "untuk memastikan waktu yang cukup bagi penilaian internasional dan pemenuhan standar keamanan industri nuklir, serta sebagai penguatan kecakapan operasional bagi pegawai pembangkit," katanya.

ENEC mengatakan jadwal yang baru tersebut merefleksikan "pelajaran yang dipetik" dari masalah di reaktor No.3 di New Gori Korea Selatan. Pembangkit Barakah berbasis pada teknologi yang sama.




TERBARU

[X]
×