kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Uni Eropa denda Maskapai China dan India


Sabtu, 18 Mei 2013 / 09:30 WIB
Uni Eropa denda Maskapai China dan India
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memimpin upacara HUT TNI di Istana Merdeka, Selasa (5/10).  Presiden sebut pengendalian pandemi jadi kunci pemulihan ekonomi pada 2022.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Komisi Uni Eropa menjatuhkan denda terhadap delapan maskapai China dan dua maskapai India karena tidak membayar greenhouse gas emissions selama terbang di wilayah Eropa.

Denda ini merupakan dampak dari Sistem Perdagangan Emisi Eropa atau Emissions Trading System (ETS) yang didesain untuk meminimalisir polusi karbon dioksida yang memicu pemanasan global.

Dikutip dari Kantor Berita AFP, Jumat (17/5), aturan ETS itu sebenarnya telah mendapatkan protes dari Amerika dan China. Pertimbangannya adalah tidak selaras dengan prinsip-prinsip hukum internasional.

Ketika protes mengemuka, sebenarnya Brussel (kantor pusat Komisi Uni Eropa) menunda pemberlakuan ETS bagi maskapai-maskapai non Eropa. Bahkan, solusinya akan dinegosiasikan pada bulan September 2013 di International Civil Aviation Organization (ICAO).

Namun pada Jumat ini, ternyata maskapai non-Eropa tetap harus membayar skema tersebut. Delapan maskapai China akhirnya, diharuskan membayar total denda 2,4 juta euro, sementara dua maskapai India harus membayar total denda 30.000 euro.  (Haryo Darmono/Kompas.com)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×