kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Uni Eropa denda Maskapai China dan India


Sabtu, 18 Mei 2013 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memimpin upacara HUT TNI di Istana Merdeka, Selasa (5/10).  Presiden sebut pengendalian pandemi jadi kunci pemulihan ekonomi pada 2022.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Komisi Uni Eropa menjatuhkan denda terhadap delapan maskapai China dan dua maskapai India karena tidak membayar greenhouse gas emissions selama terbang di wilayah Eropa.

Denda ini merupakan dampak dari Sistem Perdagangan Emisi Eropa atau Emissions Trading System (ETS) yang didesain untuk meminimalisir polusi karbon dioksida yang memicu pemanasan global.

Dikutip dari Kantor Berita AFP, Jumat (17/5), aturan ETS itu sebenarnya telah mendapatkan protes dari Amerika dan China. Pertimbangannya adalah tidak selaras dengan prinsip-prinsip hukum internasional.

Ketika protes mengemuka, sebenarnya Brussel (kantor pusat Komisi Uni Eropa) menunda pemberlakuan ETS bagi maskapai-maskapai non Eropa. Bahkan, solusinya akan dinegosiasikan pada bulan September 2013 di International Civil Aviation Organization (ICAO).

Namun pada Jumat ini, ternyata maskapai non-Eropa tetap harus membayar skema tersebut. Delapan maskapai China akhirnya, diharuskan membayar total denda 2,4 juta euro, sementara dua maskapai India harus membayar total denda 30.000 euro.  (Haryo Darmono/Kompas.com)




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×