Sumber: Reuters | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - BRUSSEL. Uni Eropa (UE) menyiapkan investasi sebesar €525 juta atau sekitar US$ 590 juta untuk mendukung pengembangan perusahaan rintisan (startup) semikonduktor. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Eropa mengejar ketertinggalan industri cip dari Amerika Serikat (AS) dan China.
Mengutip laporan Reuters (5/11/2026), Kepala Bidang Teknologi Uni Eropa Henna Virkkunen mengatakan, Komisi Eropa bersama negara-negara anggota akan mengalokasikan dana tersebut melalui dua skema. Sebesar €440 juta berupa hibah untuk membantu startup membiayai pengembangan cip hingga siap dipasarkan.
Sementara itu, sisa dana sebesar €85 juta akan digunakan untuk membangun European Chips Design Platform atau Platform Desain Cip Eropa.
Virkkunen yang menjabat Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa bidang Kedaulatan Teknologi, Keamanan, dan Demokrasi mengatakan, Eropa perlu memperkuat kemampuan merancang cip agar mampu bersaing di industri semikonduktor global.
Menurut dia, pengembangan ekosistem desain cip yang kuat juga akan mendorong permintaan terhadap fasilitas manufaktur. Dengan demikian, Eropa dapat memperkuat seluruh rantai pasok industri semikonduktor.
Baca Juga: Bank Sentral Malaysia (BNM) Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 2,75%
Komisi Eropa mencatat, perusahaan perancang cip asal Eropa saat ini hanya menguasai kurang dari 1% pendapatan global di sektor tersebut. Kondisi ini menunjukkan besarnya tantangan Eropa untuk bersaing dengan pemain utama dari AS dan China.
Melalui platform baru tersebut, startup akan memperoleh akses ke berbagai perangkat desain cip, layanan konsultasi teknis, blok kekayaan intelektual (intellectual property/IP), hingga fasilitas manufaktur.
Fasilitas ini diharapkan membantu perusahaan rintisan mempercepat proses pengembangan produk sekaligus memperbesar peluang mereka masuk ke pasar komersial.
Upaya tersebut juga menjadi momentum penting bagi Eropa untuk memperkuat kemandirian teknologi, terutama di tengah persaingan global dalam penguasaan industri semikonduktor.
Industri cip sendiri tengah menikmati pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (AI). Lonjakan permintaan cip untuk mendukung pengembangan dan operasional AI membuat penguasaan teknologi semikonduktor semakin strategis bagi negara-negara besar.
Baca Juga: Australia Akan Bergabung dalam Operasi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
