kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.091   -19,00   -0,10%
  • IDX 6.068   28,32   0,47%
  • KOMPAS100 795   6,77   0,86%
  • LQ45 604   5,03   0,84%
  • ISSI 210   0,26   0,12%
  • IDX30 341   2,64   0,78%
  • IDXHIDIV20 425   3,10   0,74%
  • IDX80 91   0,70   0,77%
  • IDXV30 116   0,43   0,37%
  • IDXQ30 110   0,84   0,77%

Uni Eropa tak masukkan AS dalam daftar aman negara yang diizinkan masuk ke Benua Biru


Rabu, 01 Juli 2020 / 07:03 WIB
ILUSTRASI. Logo Uni Eropa. Virginia Mayo/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kanada mengatakan akan memperpanjang kebijakan karantina wajib bagi para pelancong hingga paling tidak akhir Agustus dan larangan bepergian bagi sebagian besar orang asing hingga akhir Juli.

Upaya Uni Eropa untuk membuka kembali perbatasan internal, khususnya di dalam wilayah Schengen yang beranggotakan 26 negara, tidak sama antara satu negara dengan negara lain karena sejumlah negara membatasi akses bagi pengunjung tertentu.

Baca Juga: Menyedihkan, kasus kematian global akibat virus corona mencapai setengah juta orang

Nicholas Calio yang mengepalai kelompok perdagangan penerbangan AS yang mewakili Delta Air Lines, American Airlines, United Airlines, dan lainnya, mengatakan pemerintah AS dan Uni Eropa telah membahas potensi penyaringan yang ditingkatkan terhadap warga Amerika yang terikat dengan UE dalam beberapa hari terakhir.

Dia berharap beberapa perjalanan Amerika ke Uni Eropa dapat segera dilanjutkan meski dilakukan secara terbatas.




TERBARU

[X]
×