kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Upah Pekerja di Australia Masih Diwarnai Isu Gender


Senin, 13 Juli 2009 / 13:37 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MELBOURNE. Penelitian di Australia menemukan adanya diskriminasi atas gaji yang diterima pekerja wanita dan laki-laki di Negeri Kanguru itu. Menurut laporan Sydney Morning Herald, pendapatan manager wanita lebih rendah A$ 22.000 atau US$ 17.180 per tahunnya dibanding rekan-rekan sejawatnya yang berjenis kelamin laki-laki.

Harian yang mengutip hasil penelitian Ian Watson, Senior research Macquarie University itu juga menulis, adanya perbedaan upah tersebut memiliki beberapa alasan. Beberapa diantaranya karena jam kerja wanita lebih sedikit dibanding laki-laki. Namun, 60% akibat adanya diskriminasi gender.

Padahal, jika dibandingkan, manager wanita juga memiliki pendidikan, usia dan kualifikasi yang sejajar jika dibanding manager laki-laki. Sedangkan laki-laki yang menikah dan memiliki anak akan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. Namun, tidak demikian halnya dengan manager wanita yang juga memiliki anak.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×