kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.027   27,00   0,16%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Usai ke Korsel, Megawati siap ke Korut


Rabu, 31 Mei 2017 / 08:59 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JEJU. Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri diminta Presiden Korea Selatan yang baru terpilih, Moon Jae-in, untuk menjembatani proses reunifikasi Korea Selatan dengan Korea Utara.

Permintaan itu disampaikan Presiden Moon kepada Megawati dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Korsel Blue House, pada Senin (29/5) lalu.

Meski demikian, Megawati mengatakan bahwa langkah awal yang akan dilakukannya adalah melapor terlebih dahulu hasil pertemuan itu kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya kira saya mesti ke Jakarta dulu, saya akan melaporkan ke Presiden. Langkah berikutnya baru akan disosialisasikan," kata Megawati saat berada di Jeju, Selasa (30/5) malam.

Sedangkan menurut politisi PDI Perjuangan yang mendampingi Megawati saat bertemu Presiden Moon, Herman Hery, salah satu langkah yang akan dilakukan Megawati adalah mendatangi Korea Utara untuk membicarakan proses reunifikasi.

"Ibu Megawati dalam empat bulan ke depan akan ke Korea Utara," ujar Herman Hery.

Herman mengatakan, Presiden Moon menitipkan salam hangat untuk pemimpin Korea Utara kepada Megawati, jika Megawati telah berada di Korea Utara.

"Presiden Moon juga meminta Ibu Megawati untuk mendampingi delegasi Korea Selatan saat bertemu delegasi Korea Utara untuk membicarakan reunifikasi," ucap Herman.

Herman menyatakan, Presiden Moon percaya bahwa tekanan atau blokade tidak akan menyelesaikan persoalan Korea. Oleh karena itu, upaya reunifikasi harus dilakukan dengan bicara dari hati ke hati.

Megawati berada di Korea Selatan untuk mengikuti The Jeju Forum for Peace and Prosperity yang berlangsung di Jeju pada 31 Mei hingga 2 Juni 2017. Dalam forum itu, Megawati akan menjadi pembicara pada 1 Juni 2017.

Selain Megawati, forum internasional untuk perdamaian itu juga akan menghadirkan sejumlah tokoh dunia sebagai pembicara.

Adapun tokoh yang jadi pembicara antara lain mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore, mantan Presiden Portugal mantan Presiden Portugal Anibal Cavaco Silva dan mantan Presiden Mongilia Punsalmaagin Ochirbat.(Bayu Galih)




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×