kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Gejolak NATO: Trump Marah Besar, Kunjungan Sekjen NATO Jadi Penentu Nasib Aliansi


Kamis, 02 April 2026 / 05:41 WIB
Gejolak NATO: Trump Marah Besar, Kunjungan Sekjen NATO Jadi Penentu Nasib Aliansi
ILUSTRASI. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dijadwalkan melakukan kunjungan ke Washington pekan depan. ( REUTERS/Kacper Pempel)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dijadwalkan melakukan kunjungan ke Washington pekan depan. Seorang juru bicara aliansi militer tersebut menyebut kunjungan ini sebagai agenda yang “sudah direncanakan sejak lama”, meski dilakukan tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras kepada sekutu-sekutu Eropa terkait perbedaan sikap dalam perang Iran.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa Sekretaris Jenderal akan berada di Washington DC pekan depan untuk kunjungan yang sudah lama direncanakan,” ujar juru bicara NATO Allison Hart seperti yang dilansir Reuters. 

Seorang pejabat Gedung Putih juga mengonfirmasi kunjungan tersebut.

Namun, hingga kini belum ada rincian tambahan mengenai agenda perjalanan Rutte.

Trump sebelumnya mengatakan ia mempertimbangkan untuk menarik Amerika Serikat keluar dari aliansi militer Barat tersebut. Pernyataan itu muncul setelah negara-negara Eropa menolak mengirim kapal untuk membantu membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang terganggu akibat konflik.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun ke US$101,9 Rabu (1/4), Masih Waspadai Krisis Timur Tengah

Dalam pernyataan pada Rabu kepada para sekutu yang menghadiri jamuan makan siang Paskah di Gedung Putih, Trump juga mengkritik sejumlah negara sekutu, termasuk Prancis dan Inggris. Ia menyebut mereka sebagai “paper tiger” atau “macan kertas”, istilah yang merujuk pada kekuatan yang terlihat besar namun sebenarnya lemah.

NATO sendiri merupakan aliansi militer yang beranggotakan negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. NATO dibentuk pada 1949 dengan tujuan utama menghadapi ancaman serangan Uni Soviet dan sejak itu menjadi pilar utama keamanan negara-negara Barat.

Tonton: Kuwait Jadi Target Drone Iran, AS Bersiap Akhiri Operasi Militer

“Kita punya beberapa sekutu yang sangat buruk di NATO,” kata Trump. “Mudah-mudahan kita tidak akan pernah membutuhkan mereka. Saya rasa kita tidak akan membutuhkan mereka.”




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×