kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Ancaman Tarif Trump ke Eropa Batal, Ada Apa di Balik Greenland?


Kamis, 22 Januari 2026 / 05:57 WIB
Ancaman Tarif Trump ke Eropa Batal, Ada Apa di Balik Greenland?
ILUSTRASI. Donald Trump batal ancam tarif 8 negara Eropa demi Greenland. Keputusan drastis ini muncul setelah ketegangan NATO. Apa untungnya bagi AS? (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Associate Press | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pada Rabu (21/1/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana pengenaan tarif terhadap delapan negara Eropa yang sebelumnya ia gunakan sebagai ancaman agar AS bisa menguasai Greenland. 

Keputusan ini menjadi pembalikan sikap yang cukup drastis, hanya berselang singkat setelah Trump bersikeras ingin mendapatkan pulau tersebut “beserta seluruh hak, kepemilikan, dan kedaulatannya”.

Associated Press melaporkan, dalam unggahan di media sosialnya, Trump mengatakan ia telah mencapai kesepakatan dengan pimpinan NATO mengenai sebuah “kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan” terkait keamanan kawasan Arktik. Pernyataan ini dinilai berpotensi meredakan ketegangan yang sebelumnya memicu kekhawatiran geopolitik berskala luas.

Trump menambahkan bahwa “pembahasan lanjutan” terkait Greenland juga tengah berlangsung, khususnya menyangkut program pertahanan rudal Golden Dome, yakni sistem pertahanan berlapis senilai US$ 175 miliar yang untuk pertama kalinya akan menempatkan persenjataan AS di luar angkasa.

Dalam wawancara lanjutan dengan CNBC, Trump tidak merinci isi kesepakatan tersebut, namun menyebutnya sebagai “kesepakatan selamanya” dan membanggakan hasilnya. “Sekarang kita akan memiliki keamanan yang bahkan lebih baik dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Minyak Ditutup Naik Rabu (21/1/2026), Brent ke US$ 65,24 dan WTI ke US$ 60,62

Trump kerap mundur dari ancaman tarif

Trump bukan kali pertama melontarkan ancaman tarif lalu menariknya kembali. Pada April lalu, setelah menyatakan akan mengenakan bea impor besar-besaran terhadap banyak negara, yang langsung memicu gejolak negatif di pasar keuangan, Trump akhirnya melunak.

Namun, perubahan sikap kali ini terjadi setelah Trump memanfaatkan pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Pegunungan Alpen, Swiss, untuk menyoroti isu Greenland dan melontarkan ancaman yang nyaris mengguncang NATO, aliansi yang selama puluhan tahun dianggap salah satu yang paling solid sejak era awal Perang Dingin.

Dalam pidatonya, Trump menyebut wilayah yang ia incar sebagai “daerah dingin dengan lokasi yang kurang strategis”. Ia juga mengklaim AS pada dasarnya telah “menyelamatkan Eropa” dalam Perang Dunia II, sembari mengatakan soal NATO: “Ini permintaan yang sangat kecil dibandingkan dengan apa yang telah kami berikan selama puluhan tahun.”

“Kami mungkin tidak akan mendapatkan apa pun kecuali saya memutuskan menggunakan kekuatan dan tekanan berlebihan, yang sejujurnya akan tak terhentikan. Tapi saya tidak akan melakukan itu, oke?” kata Trump. Ia kemudian menambahkan, “Saya tidak harus” dan “saya tidak ingin menggunakan kekuatan.”

Baca Juga: Indonesia dan Beberapa Negara Ini Mendapat Undangan Bergabung Dewan Perdamaian Gaza

Meski demikian, Trump berulang kali menyatakan bahwa meskipun AS akan membela NATO, ia belum yakin aliansi tersebut akan membela Washington jika suatu saat dibutuhkan. Keraguan itulah, menurut Trump, yang turut melatarbelakangi sikap agresifnya terhadap Greenland.

Pernyataan itu mendorong Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte untuk menegaskan, dalam sebuah acara bersama Trump setelah pidato tersebut, bahwa NATO akan berdiri di belakang AS jika diserang.

“Anda bisa yakin, sepenuhnya,” kata Rutte.

Tak lama setelah itu, Trump mengumumkan pembatalan ancaman tarif.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×