Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Pergerakan nilai tukar mata uang Asia terhadap dolar AS pada Rabu (4/3/2026) menunjukkan tekanan signifikan, dipimpin oleh pelemahan rupiah dan dolar Taiwan.
Data Reuters menunjukkan, rupiah tercatat melemah 0,44% ke level Rp16.925 per dolar AS, sementara dolar Taiwan turun 0,43% ke 31,745 TWD per dolar AS.
Mata uang lainnya yang juga melemah termasuk baht Thailand (-0,32%) dan peso Filipina (-0,34%).
Baca Juga: Aktivitas Non-Manufaktur China Masih Lesu, PMI Februari Catat Kontraksi
Di sisi lain, yen Jepang justru menguat tipis 0,08% ke 157,580 per dolar, begitu pula dolar Singapura naik 0,09% ke 1,278 SGD per dolar AS.
Secara kumulatif sejak awal 2026, rupiah mengalami pelemahan 1,51%, sedangkan dolar Taiwan turun 0,97%.
Mata uang Asia lainnya yang tertekan antara lain won Korea Selatan (-2,76%), baht Thailand (-0,79%), dan rupee India (-1,75%). Sementara ringgit Malaysia justru menguat 2,79% dan yuan China naik 0,98% sepanjang tahun.
Para analis mengatakan pelemahan rupiah dan dolar Taiwan sebagian dipicu oleh menguatnya dolar AS, yang menjadi aset safe-haven di tengah ketegangan geopolitik dan kenaikan harga energi global.
Baca Juga: Perang Iran Lumpuhkan 21.300 Penerbangan, Industri Aviasi Rugi Miliaran Dolar
Pergerakan ini menandai volatilitas pasar FX Asia yang tinggi, di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak di Timur Tengah yang mempengaruhi arus modal dan permintaan mata uang regional.













