Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Mayoritas mata uang Asia bergerak melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat (27/2/2026) pagi, dengan won Korea Selatan dan ringgit Malaysia mencatatkan penurunan terbesar di kawasan.
Mengutip Reuters hingga 02.03 GMT, won Korea Selatan melemah 0,44% ke level 1.439,70 per dolar AS. Sementara ringgit Malaysia turun 0,15% ke 3,888 per dolar.
Tekanan terhadap mata uang regional terjadi seiring dolar AS bertahan di dekat level tertinggi tiga pekan, didukung ekspektasi kebijakan moneter ketat dari Federal Reserve dan data ekonomi AS yang relatif solid.
Baca Juga: Emas Stabil di Tengah Perkembangan Perundingan AS–Iran, Dolar Tahan di Level Tinggi
Pergerakan Mata Uang Asia (Harian)
Beberapa mata uang lain menunjukkan pergerakan beragam:
- Yen Jepang menguat 0,12% ke 155,93 per dolar
- Dolar Singapura melemah tipis 0,06% ke 1,264
- Baht Thailand menguat 0,19% ke 31,07
- Peso Filipina turun 0,07% ke 57,644
- Rupiah Indonesia melemah tipis 0,03% ke 16.755
- Yuan China turun 0,12% ke 6,858
Baca Juga: Hakim AS Tolak Permintaan Arbitrase Binance, Gugatan Nasabah Kripto Tetap Jalan
Kinerja Sejak Awal 2026
Secara year-to-date (YTD), mayoritas mata uang Asia masih mencatatkan penguatan terhadap dolar dibanding posisi akhir 2025.
Ringgit Malaysia menjadi yang terbaik di kawasan dengan apresiasi 4,32% sejak awal tahun. Disusul peso Filipina (+2,01%), yuan China (+1,89%), dolar Singapura (+1,67%), dan baht Thailand (+1,22%).
Sebaliknya, rupiah Indonesia melemah 0,51% sepanjang 2026, sementara rupee India terkoreksi 1,14%.
Baca Juga: IMF Kucurkan Pinjaman US$8,1 Miliar ke Ukraina, US$1,5 Miliar Cair Seketika
Sentimen Global Jadi Penentu
Pergerakan mata uang Asia saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika dolar AS, ekspektasi arah suku bunga The Fed, serta sentimen risiko global termasuk perkembangan geopolitik dan arus modal ke emerging markets.
Bagi Indonesia, pelemahan rupiah yang relatif terbatas menunjukkan stabilitas dibanding beberapa mata uang regional, meski tekanan eksternal tetap menjadi faktor utama yang perlu dicermati pelaku pasar.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)