kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Won Korsel dan Ringgit Malaysia Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia Jumat (27/2/2026)


Jumat, 27 Februari 2026 / 09:39 WIB
Won Korsel dan Ringgit Malaysia Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia Jumat (27/2/2026)
ILUSTRASI. Krisis Malaysia ringgit ekonomi politik turun anjlok terpuruk (Shutterstock/Shutterstock)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mayoritas mata uang Asia bergerak melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat (27/2/2026) pagi, dengan won Korea Selatan dan ringgit Malaysia mencatatkan penurunan terbesar di kawasan.

Mengutip Reuters hingga 02.03 GMT, won Korea Selatan melemah 0,44% ke level 1.439,70 per dolar AS. Sementara ringgit Malaysia turun 0,15% ke 3,888 per dolar.

Tekanan terhadap mata uang regional terjadi seiring dolar AS bertahan di dekat level tertinggi tiga pekan, didukung ekspektasi kebijakan moneter ketat dari Federal Reserve dan data ekonomi AS yang relatif solid.

Baca Juga: Emas Stabil di Tengah Perkembangan Perundingan AS–Iran, Dolar Tahan di Level Tinggi

Pergerakan Mata Uang Asia (Harian)

Beberapa mata uang lain menunjukkan pergerakan beragam:

  • Yen Jepang menguat 0,12% ke 155,93 per dolar
  • Dolar Singapura melemah tipis 0,06% ke 1,264
  • Baht Thailand menguat 0,19% ke 31,07
  • Peso Filipina turun 0,07% ke 57,644
  • Rupiah Indonesia melemah tipis 0,03% ke 16.755
  • Yuan China turun 0,12% ke 6,858

Baca Juga: Hakim AS Tolak Permintaan Arbitrase Binance, Gugatan Nasabah Kripto Tetap Jalan

Kinerja Sejak Awal 2026

Secara year-to-date (YTD), mayoritas mata uang Asia masih mencatatkan penguatan terhadap dolar dibanding posisi akhir 2025.

Ringgit Malaysia menjadi yang terbaik di kawasan dengan apresiasi 4,32% sejak awal tahun. Disusul peso Filipina (+2,01%), yuan China (+1,89%), dolar Singapura (+1,67%), dan baht Thailand (+1,22%).

Sebaliknya, rupiah Indonesia melemah 0,51% sepanjang 2026, sementara rupee India terkoreksi 1,14%.

Baca Juga: IMF Kucurkan Pinjaman US$8,1 Miliar ke Ukraina, US$1,5 Miliar Cair Seketika

Sentimen Global Jadi Penentu

Pergerakan mata uang Asia saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika dolar AS, ekspektasi arah suku bunga The Fed, serta sentimen risiko global termasuk perkembangan geopolitik dan arus modal ke emerging markets.

Bagi Indonesia, pelemahan rupiah yang relatif terbatas menunjukkan stabilitas dibanding beberapa mata uang regional, meski tekanan eksternal tetap menjadi faktor utama yang perlu dicermati pelaku pasar.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×