kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan Mata Uang Asia Selasa (23/12) Pagi


Selasa, 23 Desember 2025 / 09:32 WIB
Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan Mata Uang Asia Selasa (23/12) Pagi
ILUSTRASI. Ringgit Malaysia (Shutterstock/Shutterstock)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mata uang Asia mayoritas menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (23/12/2025), dengan ringgit Malaysia memimpin penguatan di kawasan seiring melemahnya greenback secara global.

Data Reuters menunjukkan, ringgit menguat 0,22% ke level 4,067 per dolar AS pada pukul 02.12 GMT, menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia hari ini.

Penguatan ini menambah tren positif ringgit sepanjang 2025 yang telah terapresiasi hampir 10% dibandingkan posisi akhir tahun lalu.

Baca Juga: Yen Melemah dan Berfluktuasi Selasa (23/12), Ancaman Intervensi Jepang Menguat

Yen Jepang juga menguat 0,43% ke level 156,37 per dolar AS, didorong oleh pelemahan dolar dan meningkatnya spekulasi potensi intervensi pemerintah Jepang untuk menahan depresiasi mata uangnya.

Dolar Singapura naik 0,09%, sementara dolar Taiwan menguat 0,12%.

Di sisi lain, won Korea Selatan justru melemah 0,18% ke level 1.483,7 per dolar AS, di tengah sentimen hati-hati investor terhadap prospek ekonomi dan stabilitas pasar keuangan regional.

Rupiah Indonesia turut menguat tipis 0,09% ke posisi 16.750 per dolar AS. Namun secara year to date (YtD), rupiah masih mencatat pelemahan sekitar 3,9% dibandingkan akhir 2024, menjadikannya salah satu mata uang Asia dengan kinerja terlemah tahun ini.

Sepanjang 2025, baht Thailand menjadi salah satu mata uang dengan penguatan terbesar, naik lebih dari 10% terhadap dolar AS, seiring masuknya aliran modal asing dan membaiknya neraca transaksi berjalan.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Tipis Selasa (23/12) Pagi, Cermati Pasokan Venezuela & Rusia

Penguatan mata uang Asia terjadi di tengah tekanan terhadap dolar AS, yang dipicu ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed pada 2026 serta membaiknya sentimen risiko global.

Investor kini mencermati rilis data ekonomi AS dan arah kebijakan bank sentral utama dunia sebagai penentu pergerakan mata uang selanjutnya.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×