kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.803   37,00   0,21%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan Mata Uang Asia terhadap Dolar AS Senin (23/2/2026)


Senin, 23 Februari 2026 / 09:38 WIB
Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan Mata Uang Asia terhadap Dolar AS Senin (23/2/2026)
ILUSTRASI. Suasana kota Kuala Lumpur (Wong Fok Loy/SOPA Images via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Mata uang Asia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (23/2/2026) pagi, dengan ringgit Malaysia mencatat kenaikan terbesar di kawasan.

Melansir data Reuters pukul 02.10 GMT, Malaysian ringgit menguat 0,41% ke level 3,884 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di 3,900.

Penguatan ini menjadikan ringgit sebagai mata uang dengan kinerja harian terbaik di Asia.

Baca Juga: Penolakan WNA di Perbatasan Singapura Melonjak 38,3% pada 2025

Penguatan juga terjadi pada Japanese yen yang naik 0,58% ke 154,160 per dolar AS, sementara Philippine peso menguat 0,24% dan Indonesian rupiah naik 0,18% ke 16.830 per dolar AS.

Di kawasan Asia Tenggara, Singapore dollar terapresiasi 0,13% dan Thai baht naik 0,08%. Sementara itu, South Korean won menguat 0,17% dan New Taiwan dollar naik tipis 0,02%.

Adapun Chinese yuan relatif stabil di kisaran 6,903 per dolar AS, sedangkan Indian rupee tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Baca Juga: Kematian Bos Kartel Meksiko Picu Aksi Balasan, Jalan Diblokir dan Kendaraan Dibakar

Kinerja Sejak Awal Tahun

Secara tahun berjalan (year-to-date), ringgit Malaysia juga menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia, menguat 4,43% dibandingkan posisi akhir 2025 di level 4,056 per dolar AS.

Yen Jepang dan dolar Singapura masing-masing mencatat kenaikan 1,62% dan 1,65% sejak awal tahun. Baht Thailand menguat 1,37%, peso Filipina naik 1,53%, dan yuan China bertambah 1,23%.

Baca Juga: Bursa Korsel Cetak Rekor Tertinggi Senin (23/2), Didukung Sektor Chip dan Otomotif

Sebaliknya, rupiah Indonesia melemah 0,95% dibandingkan akhir tahun lalu, sementara won Korea Selatan turun 0,33% dan rupee India terkoreksi 1,22%.

Penguatan mayoritas mata uang Asia ini mencerminkan pergerakan dolar AS yang cenderung melemah di pasar global, sekaligus meningkatkan daya tarik aset kawasan bagi investor.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×