kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.809   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.323   45,98   0,73%
  • KOMPAS100 827   5,32   0,65%
  • LQ45 630   4,43   0,71%
  • ISSI 218   1,52   0,70%
  • IDX30 349   2,16   0,62%
  • IDXHIDIV20 434   0,70   0,16%
  • IDX80 94   0,62   0,66%
  • IDXV30 119   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 112   0,28   0,25%

Wabah Ebola baru merebak di Guinea, tiga orang dinyatakan meninggal dunia


Senin, 15 Februari 2021 / 10:21 WIB
ILUSTRASI. Relawan penanganan wabah Ebola bersiap di Monrovia, Liberia, 21 September 2014.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

WHO akan bekerja sama dengan otoritas kesehatan di Liberia dan Sierra Leone untuk meningkatkan kapasitas pengawasan dan pengujian, mengingat lokasi penemuan Ebola sangat dekat dengan perbatasan.

Virus Ebola secara umum menyebabkan muntah dan diare parah, serta menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh, Ebola juga memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dari Covid-19.

Pada tahun 2013-2016 wabah Ebola menyebar di Afika Barat dimulai dari kota Nzerekore, Guinea. Lokasinya yang berada di perbatasan membuat virus cepat menyebar ke negara sekitar. Pada akhirnya Ebola membunuh setidaknya 11.300 orang, dengan sebagian besar kasus di Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Wabah Ebola kedua kembali terjadi pada bulan Juni 2020 lalu di Republik Demokratik Kongo. Saat itu Ebola membunuh lebih dari 2.200 orang. Varian vaksin baru saat itu diciptakan dan berhasil menghentikan wabah.

Selanjutnya: Anggota Tim WHO menyebut China ogah berbagi data mentah pasien Covid-19 fase awal




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×