kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Wajib tahu! Ini 30 hal penting dari laporan misi WHO-China tentang virus corona


Rabu, 04 Maret 2020 / 09:00 WIB
ILUSTRASI. Suasana rumah sakit darurat di Wuhan China. China Daily via REUTERS


Sumber: People's Daily | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

21. Wanita hamil tampaknya tidak berisiko tinggi terkena penyakit parah.

22. Orang-orang dengan COVID-19 umumnya mengembangkan tanda-tanda dan gejala, termasuk gejala pernapasan ringan dan demam, rata-rata 5-6 hari setelah infeksi (rata-rata periode inkubasi 5-6 hari, kisaran 1-14 hari).

23. Berdasarkan informasi yang tersedia, waktu median dari mulai dirasakannya gejala hingga konfirmasi laboratorium menurun dari 12 hari (kisaran 8-18 hari) pada awal Januari menjadi 3 hari (1-7) pada awal Februari 2020, dan di Wuhan dari 15 hari (10-21) hingga 5 hari (3-9), masing-masing.

24. Menggunakan data awal yang tersedia, waktu rata-rata dari awal hingga pemulihan klinis untuk kasus ringan adalah sekitar 2 minggu dan 3-6 minggu untuk pasien dengan penyakit parah atau kritis.

25. Data awal menunjukkan bahwa periode waktu dari awal hingga perkembangan penyakit parah, termasuk hipoksia, adalah 1 minggu.

Baca Juga: Semua pasien sembuh dan belum ada lagi kasus virus corona di Vietnam, ini rahasianya

26. Di antara pasien yang telah meninggal, waktu dari mulai dirasakan gejala ke hasil berkisar 2-8 minggu.

27. Kematian meningkat sejalan dengan usia, dengan kematian tertinggi di antara orang di atas 80 tahun (CFR 21,9%).

CFR merupakan angka perbandingan jumlah kematian akibat wabah Covid-19 dengan jumlah orang yang dinyatakan positif mengidap virus corona.

28. CFR lebih tinggi di antara pria dibandingkan dengan wanita (4,7% vs 2,8%).

Baca Juga: Waspada corona, penjualan masker di Apotek K24 naik empat kali lipat di Februari

29. Sementara, pasien yang diteliti melaporkan tidak ada kondisi komorbiditas (penyakit penyerta) memiliki CFR 1,4%, pasien dengan kondisi komorbiditas memiliki tingkat yang jauh lebih tinggi

30. 13,2% untuk mereka yang menderita penyakit kardiovaskular, 9,2% untuk diabetes, 8,4% untuk hipertensi, 8,0% untuk penyakit pernapasan kronis, dan 7,6% untuk kanker.




TERBARU

[X]
×