kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Walau krisis, Carrefour tetap melirik Eropa


Senin, 07 Oktober 2013 / 20:07 WIB
ILUSTRASI. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pencairan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Juli 2022. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman


Sumber: Bloomberg |

PARIS. Carrefour SA masih mencari peluang sekecil apa pun untuk mengembangkan bisnis di Eropa meski benua tersebut masih diselimuti krisis.

Chief Executive Officer Carrefour, Georges Plassat mengatakan, masih ada peluang mengembangkan bisnis di Eropa meskipun, konsumsi domestik wilayah ini akan rendah dalam waktu lima tahun mendatang.

"Meski tengah krisis utang, pendapatan per kapita di Eropa masih yang tertinggi di dunia," ujarnya dalam sebuah pidato di Kongres Ritel Dunia.

"Kami pasti bisa melewati masa sulit yang akan terjadi dalam waktu empat hingga lima tahun mendatang," lanjutnya.

Carrefour, peritel terbesar di Prancis saat ini tengah fokus mengembangkan bisnisnya di Eropa, Amerika Latin dan China. Laba perusahaan yang bermarkas di Prancis ini naik 4,9% di semester I 2013.




TERBARU

[X]
×