kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Warren Buffett: Jika ingin merekrut karyawan, pilihlah yang memiliki sifat ini


Kamis, 05 September 2019 / 08:00 WIB
Warren Buffett: Jika ingin merekrut karyawan, pilihlah yang memiliki sifat ini
ILUSTRASI.

Reporter: Tri Adi | Editor: Tri Adi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  "Kecerdasan adalah yang kedua dibandingkan dengan sifat manusia lainnya ini," ujar Warren Buffett.

 Buffett yang CEO Berkshire Hathaway itu menyebutkan bahwa integritas adalah sifat yang paling penting dalam perekrutan karyawan.  Buffett berkata:

“Kami mencari tiga hal ketika kami ingin mempekerjakan orang.  Kami mencari kecerdasan, kami mencari inisiatif atau energi, dan kami mencari integritas.  Jika mereka tidak memiliki yang terakhir, dua yang pertama akan membunuh Anda.  Jika Anda akan mendapatkan seseorang tanpa integritas, Anda menginginkan mereka malas dan bodoh.”

Miliarder lain, almarhum Jon Huntsman, Sr., yang membangun perusahaan kimia dari nol hingga menjadi perusahaan bernilai US$  2 miliar, mengaitkan integritas dengan kesuksesannya.

Baca Juga: Diplomasi ukulele Warren Buffett mengubah perjalanan hidupnya

Dia menulis dalam bukunya yang terlaris,  Winners Never Cheat: Even in Difficult Times, bahwa perbedaan antara yang gagal, yang sukses sementara, dan mereka yang menjadi dan tetap sukses adalah karakter.

Bagi Buffett, sebagaimana ditulis Inc, mempekerjakan orang yang hampir mendekati skala "bodoh dan malas" akan berefek buruk pada bisnis yang kita pimpin.

Warren Buffet juga pernah menyampaikan wejangan mengenai keahlian yang bisa membawa kemajuan bagi seseorang. "Jika ingin maju, fokuslah pada keterampilan komunikasi Anda,” saran investor miliarder Warren Buffett.

"Peningkatan yang relatif sederhana bisa membuat perbedaan besar dalam  penghasilan Anda di masa depan, serta dalam banyak aspek lain dari kehidupan Anda," kata Warren Buffett kepada Gillian Zoe Segal dalam sebuah wawancara untuk bukunya pada 2015,Getting There: A Book of Mentors

Halaman Selanjutnya: Warren Buffett muda tak terampil berbicara di depan publik 

“Mengasah keterampilan ini bahkan dapat meningkatkan nilai Anda hingga 50%,” kata Buffett dalam sebuah video yang di-posting di LinkedIn tahun lalu.

“Itu karena, apa yang benar-benar penting adalah mampu membuat orang lain mengikuti ide Anda," kata ketua dan CEO Berkshire Hathaway kepada Segal. "Jika Anda seorang tenaga penjualan, Anda ingin orang-orang mengikuti saran Anda. Jika Anda seorang pemimpin manajemen, Anda ingin mereka mengikuti Anda dalam bisnis. "

Komunikasi bukanlah sesuatu yang datang secara alami. "Sampai usia 20 tahun, saya benar-benar tidak dapat berbicara di depan umum," katanya kepada Segal. "Hanya memikirkan hal itu membuatku sakit secara fisik." 

Baca Juga: Happy birthday Warren Buffett! Inilah faktor yang membuatnya sukses seumur hidup

Ketika berada di Columbia Business School, menurut CNBC, dia memutuskan untuk memperbaiki itu dan membayar US$ 100 untuk mengambil kursus berbicara di depan umum Dale Carnegie. Kelas bertemu sekali seminggu selama beberapa bulan, tetapi Buffett terus berlatih berbicara di depan umum bahkan setelah itu berakhir. 

"Segera setelah kursus berakhir, saya pergi ke Universitas Omaha dan berkata, 'Saya ingin mulai mengajar'," kenangnya. "Saya tahu bahwa jika saya tidak berbicara di depan orang dengan cepat, saya akan kembali ke tempat saya semula. Saya terus melakukannya, dan sekarang Anda tidak bisa menghentikan saya untuk berbicara!"

Hingga hari ini, pria yang genap  berusia 89 tahun pada Jumat (30/8) lalu,  menganggap bahwa US$ 100 adalah salah satu investasi terbaik yang pernah dibuatnya.

“Dampak yang dimiliki kelas (public speaking)  terhadap kehidupan saya sangat besar,” kata Buffett.

Yang dipajang di kantornya, bukanlah  diploma dari University of Nebraska atau Columbia, melainkan  sertifikat kelulusan Dale Carnegie. “Itu memberi saya tingkat paling penting yang saya miliki," katanya, "Ini tentu memiliki dampak terbesar dalam hal kesuksesan saya selanjutnya.




TERBARU

Close [X]
×