kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Waspada Invasi China, Taiwan Bentuk Tim Khusus untuk Pelajari Strategi Perang Ukraina


Kamis, 31 Maret 2022 / 13:36 WIB
ILUSTRASI. Armada tempur Taiwan saat melakukan latihan militer.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng pada hari Kamis (31/3) mengumumkan bahwa kementeriannya telah membentuk tim khusus untuk mempelajari strategi perang Ukraina. Taiwan akan mengkaji lebih dalam bagaimana Ukraina bisa bertahan dari invasi Rusia.

Chiu mengatakan bahwa tim ini juga akan menjalin diskusi dengan sekutunya, Amerika Serikat. 

Invasi Rusia ke Ukraina yang menjadi nyata membuat Taiwan kini semakin waspada terhadap kemungkinan China melakukan langkah serupa terhadap dirinya.

Baca Juga: AS dan Filipina Gelar Latihan Tempur di Dekat Taiwan, Bisa Sulut Amarah China

Berbicara di sela-sela pertemuan parlemen, Chiu mengatakan mereka telah menghubungi negara-negara asing untuk membicarakan bagaimana perang itu terjadi. Pihaknya juga telah membentuk kelompok kerja mereka sendiri untuk mempelajarinya.

"Ini tidak hanya dibahas dalam pertemuan antara AS dan Taiwan, tetapi juga dengan negara-negara lain yang rutin menjalin kontak dengan Taiwan," kata Chiu.

Baca Juga: Zelensky: Perundingan Menunjukkan Sinyal Positif, Tapi Belum Bisa Menahan Rusia

Chiu menjelaskan bahwa tim khusus yang dibentuk ini berisi akademisi dari Universitas Pertahanan Nasional. Salah satu topik yang menjadi penelitian adalah kinerja militer Rusia yang buruk dan perlawanan Ukraina.

Meski mengaku belum melihat tanda invasi dari China, Chiu tetap berusaha untuk terus membangun kemampuan persenjataan dan kelengkapan perang.

"Kami tidak akan membuat pernyataan gegabah, tetapi melalui diskusi internal yang penting. Kami berusaha mendapatkan hasil yang bermanfaat untuk membangun persenjataan dan mempersiapkan perang," lanjutnya.

Memiliki kesamaan nasib dengan Ukraina

Skenario mengenai dampak perang di Ukraina terhadap pandangan China akan Taiwan telah menjadi perbincangan hangat para pejabat di Taipei. Sejumlah skenario mengenai bagaimana cara China menyerang Taiwan pun kini mulai diprediksi.

Baca Juga: Tugas di Kiev dan Chernihiv Selesai, Pasukan Rusia Kini Fokus ke Wilayah Donbass




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×