Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah kasus Hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar mewah yang menjadi pusat wabah dilaporkan meningkat menjadi 13 kasus.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal World Health Organization, Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Rabu (27/5/2026).
Dalam pernyataannya di platform X, Tedros mengatakan bahwa Spanyol melaporkan satu kasus baru di antara penumpang yang sedang menjalani karantina.
“Spanyol melaporkan satu kasus baru di antara para penumpang yang sedang menjalani karantina, sehingga total jumlah kasus menjadi 13,” ujar Tedros.
Ia menambahkan, dari total kasus tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Namun, tidak ada tambahan kematian baru sejak 2 Mei lalu.
Baca Juga: Iran Sebut AS Langgar Gencatan Senjata, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas
“Situasi tetap stabil. Penumpang yang jatuh sakit sedang menerima perawatan yang dibutuhkan, sementara yang lainnya masih menjalani karantina,” kata Tedros.
Dalam dua pekan terakhir, seluruh penumpang, awak kapal, dan tenaga medis telah diturunkan dari kapal pesiar mewah MV Hondius yang menjadi pusat penyebaran wabah tersebut.
Hantavirus merupakan virus yang dibawa oleh hewan pengerat dan dapat menginfeksi manusia hingga menyebabkan penyakit serius. Tingkat keparahan infeksi dapat berbeda-beda tergantung jenis strain virus yang menyerang.
Menurut estimasi WHO, terdapat sekitar 10.000 hingga 100.000 kasus Hantavirus pada manusia setiap tahun di seluruh dunia.













