kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Xi Jinping: Tarif Trump Jadi Bumerang


Jumat, 16 Mei 2025 / 03:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan kebijakan perdagangan Presiden Trump akan menjadi bumerang. REUTERS/Tingshu Wang


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan kebijakan perdagangan Presiden Trump akan menjadi bumerang. Pernyataan tersebut diungkapkan Trump sehari setelah negosiator AS dan Tiongkok menandatangani kesepakatan untuk menurunkan tarif yang meningkat.

"Tidak ada pemenang dalam perang tarif atau perang dagang. Perundungan atau hegemonisme hanya mengarah pada isolasi diri," kata Xi dalam pidatonya pada hari Selasa (13/5/2025), menurut transkrip dari media yang disponsori pemerintah Xinhua.

Melansir The Hill, Xi menambahkan bahwa persatuan dan kerja sama antarnegara sangat diperlukan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global.

Menteri Departemen Keuangan Scott Bessent mengatakan tarif tertinggi yang diberlakukan oleh Xi dan Trump adalah setara dengan embargo.

"Dan tidak ada pihak yang menginginkannya. Kami menginginkan perdagangan," jelas Bessent.

Bessent bekerja sama dengan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer untuk mencapai kesepakatan dengan mitra-mitra Tiongkok pada hari Senin yang berarti masing-masing pihak mengurangi tarif terhadap pihak lain sebesar 115 poin persentase.

Baca Juga: Sahabat Baja, Ini Janji Bersama antara Xi Jinping dan Vladimir Putin Soal Amerika

Tarif impor Tiongkok akan turun dari 145% menjadi 30%. Sementara pajak Beijing atas impor Amerika akan dilonggarkan dari 125% menjadi 10%.

Dalam pidatonya hari Selasa di Beijing pada pertemuan puncak para pemimpin Amerika Latin dan Karibia, Xi menyampaikan rencana lima poin untuk meningkatkan kemitraan dengan negara-negara tersebut.

Tahun lalu, perdagangan antara Tiongkok dan negara-negara Amerika Latin dan Karibia melampaui US$ 500 miliar untuk pertama kalinya, peningkatan lebih dari 40 kali lipat dari awal abad ini, menurut Xi.

Tiongkok juga telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan Chili, Peru, Kosta Rika, Ekuador, dan Nikaragua.

Tonton: Xi Jinping dan Putin Bersatu Melawan Pengaruh Amerika Serikat

“Kami menjunjung tinggi solidaritas dan koordinasi serta menghadapi tantangan global dengan tekad. Bersama-sama, Tiongkok dan negara-negara LAC memperjuangkan multilateralisme sejati, menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan internasional, memajukan reformasi tata kelola global, dan mempromosikan multipolarisasi dunia serta demokrasi yang lebih besar dalam hubungan internasional,” kata Xi, yang berjanji untuk memajukan upaya kolektif mereka di tengah perang dagang dengan AS, menurut transkrip Xinhua.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×