kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Airbus lepas bisnis senjata


Senin, 25 Agustus 2014 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. 4 Tips Membuat Anak Mau Mendengarkan Anda.


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Sanny Cicilia

TOULOUSE. Airbus berencana menjual 49% saham Atlas Elektronik (Atlas), perusahaan pemasok kebutuhan kapal selam asal Jerman. Langkah tersebut sejalan dengan rencana perombakan bisnis militer di Jerman, seperti diberitakan Reuters, mengutip media cetak Die Welt, Jumat (22/8) lalu. 

Aerospace and Defense Group Airbus (EADS), unit produk pertahanan Airbus Group dan ThyssenKrupp, perusahaan asal Jerman, bersama-sama mengendalikan Atlas. Kabarnya, Airbus akan menjual Atlas ke Thales Group, Perancis.

Rencana penjualan saham Atlas oleh Airbus dipicu pernyataan Menteri Keuangan Jerman yang menyatakan akan lebih berhati-hati mengekspor senjata, terutama ke rekan-rekannya negara Eropa.

Atlas merupakan produsen sejumlah peralatan bagi kapal selam. Sejumlah peralatan itu, antara lain torpedo, kapal penyapu ranjau laut dan sistem komunikasi. Lini bisnis itu menyumbang sepertiga dari pendapatan Atlas tahun lalu, di luar wilayah Eropa, yang senilai US$ 584 juta.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×