kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Airbus lepas bisnis senjata


Senin, 25 Agustus 2014 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. 4 Tips Membuat Anak Mau Mendengarkan Anda.


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Sanny Cicilia

TOULOUSE. Airbus berencana menjual 49% saham Atlas Elektronik (Atlas), perusahaan pemasok kebutuhan kapal selam asal Jerman. Langkah tersebut sejalan dengan rencana perombakan bisnis militer di Jerman, seperti diberitakan Reuters, mengutip media cetak Die Welt, Jumat (22/8) lalu. 

Aerospace and Defense Group Airbus (EADS), unit produk pertahanan Airbus Group dan ThyssenKrupp, perusahaan asal Jerman, bersama-sama mengendalikan Atlas. Kabarnya, Airbus akan menjual Atlas ke Thales Group, Perancis.

Rencana penjualan saham Atlas oleh Airbus dipicu pernyataan Menteri Keuangan Jerman yang menyatakan akan lebih berhati-hati mengekspor senjata, terutama ke rekan-rekannya negara Eropa.

Atlas merupakan produsen sejumlah peralatan bagi kapal selam. Sejumlah peralatan itu, antara lain torpedo, kapal penyapu ranjau laut dan sistem komunikasi. Lini bisnis itu menyumbang sepertiga dari pendapatan Atlas tahun lalu, di luar wilayah Eropa, yang senilai US$ 584 juta.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×