kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Airbus lepas bisnis senjata


Senin, 25 Agustus 2014 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. 4 Tips Membuat Anak Mau Mendengarkan Anda.


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Sanny Cicilia

TOULOUSE. Airbus berencana menjual 49% saham Atlas Elektronik (Atlas), perusahaan pemasok kebutuhan kapal selam asal Jerman. Langkah tersebut sejalan dengan rencana perombakan bisnis militer di Jerman, seperti diberitakan Reuters, mengutip media cetak Die Welt, Jumat (22/8) lalu. 

Aerospace and Defense Group Airbus (EADS), unit produk pertahanan Airbus Group dan ThyssenKrupp, perusahaan asal Jerman, bersama-sama mengendalikan Atlas. Kabarnya, Airbus akan menjual Atlas ke Thales Group, Perancis.

Rencana penjualan saham Atlas oleh Airbus dipicu pernyataan Menteri Keuangan Jerman yang menyatakan akan lebih berhati-hati mengekspor senjata, terutama ke rekan-rekannya negara Eropa.

Atlas merupakan produsen sejumlah peralatan bagi kapal selam. Sejumlah peralatan itu, antara lain torpedo, kapal penyapu ranjau laut dan sistem komunikasi. Lini bisnis itu menyumbang sepertiga dari pendapatan Atlas tahun lalu, di luar wilayah Eropa, yang senilai US$ 584 juta.




TERBARU

[X]
×