kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Airbus lepas bisnis senjata


Senin, 25 Agustus 2014 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. 4 Tips Membuat Anak Mau Mendengarkan Anda.


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Sanny Cicilia

TOULOUSE. Airbus berencana menjual 49% saham Atlas Elektronik (Atlas), perusahaan pemasok kebutuhan kapal selam asal Jerman. Langkah tersebut sejalan dengan rencana perombakan bisnis militer di Jerman, seperti diberitakan Reuters, mengutip media cetak Die Welt, Jumat (22/8) lalu. 

Aerospace and Defense Group Airbus (EADS), unit produk pertahanan Airbus Group dan ThyssenKrupp, perusahaan asal Jerman, bersama-sama mengendalikan Atlas. Kabarnya, Airbus akan menjual Atlas ke Thales Group, Perancis.

Rencana penjualan saham Atlas oleh Airbus dipicu pernyataan Menteri Keuangan Jerman yang menyatakan akan lebih berhati-hati mengekspor senjata, terutama ke rekan-rekannya negara Eropa.

Atlas merupakan produsen sejumlah peralatan bagi kapal selam. Sejumlah peralatan itu, antara lain torpedo, kapal penyapu ranjau laut dan sistem komunikasi. Lini bisnis itu menyumbang sepertiga dari pendapatan Atlas tahun lalu, di luar wilayah Eropa, yang senilai US$ 584 juta.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×