INTERNASIONAL
Berita
American Airlines pangkas 13.000 karyawan

RESTRUKTURISASI

American Airlines pangkas 13.000 karyawan


Telah dibaca sebanyak 2070 kali
American Airlines pangkas 13.000 karyawan

DALLAS. Induk usaha American Airlines berencana memangkas 13.000 karyawan atau sebesar 15% dari jumlah karyawannya. Pemangkasan ini akan menghemat 20% dana pengeluaran AMR Corp.

Seperti diketahui, AMR Corp. tengah berjuang dari kebangkrutan. Perusahaan penerbangan ini sudah meminta perlindungan pailit.

Salah satu langkah perusahaan ini adalah dengan mengurangi anggaran pengeluaran. Direktur Utama AMR Corp. Thomas W. Horton berharap, perusahaannya bisa kembali meraih untung dengan memangkas biaya pengeluaran hingga US$ 2 miliar dan memperoleh pendapatan sebesar US$ 1 miliar.

Catatan saja, dalam sembilan bulan 2011, AMR menderita kerugian sebesar US$ 884 juta. Lalu, pada Desember 2011 saja, AMR tekor sebesar US$ 904 juta. Sebelumnya, AMR sendiri sudah menanggung keruian sebesar US$ 11 miliar sejak 2001 silam.

"Kami sedang merestrukturisasi untuk menghadapi tantangan ke depan dan memperbesar pondasi ke depannya," kata Horton, Kamis (2/2).

Namun, langkah AMR ini memperoleh perlawanan dari serikat pekerja. "Kami akan melawan," kata Presiden Asosiasi Pekerja Transportasi James Little.

Telah dibaca sebanyak 2070 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..