kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Austria tangguhkan vaksinasi Covid-19 AstraZeneca, ini penyebabnya


Selasa, 09 Maret 2021 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Pihak berwenang Austria telah menangguhkan inokulasi yang menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca sebagai tindakan pencegahan. REUTERS/Peter Cziborra


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - ZURICH. Pihak berwenang Austria telah menangguhkan inokulasi yang menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca sebagai tindakan pencegahan. Badan kesehatan Austria mengatakan, langkah ini dilakukan untuk menyelidiki kematian satu orang dan menyebabkan reaksi penyakit pada satu orang lainnya setelah mendapatkan suntikan. 

"Kantor Federal untuk Keselamatan dalam Perawatan Kesehatan (BASG) telah menerima dua laporan dalam hubungan sementara dengan vaksinasi dari batch yang sama dari vaksin AstraZeneca di klinik distrik Zwettl di provinsi Lower Austria," demikian pernyataan badan kesehatan Austria itu kepada Reuters.

Seorang wanita berusia 49 tahun meninggal akibat gangguan koagulasi yang parah, sementara seorang wanita berusia 35 tahun mengalami emboli paru dan sedang dalam masa pemulihan, katanya. Emboli paru adalah penyakit paru-paru akut yang disebabkan oleh gumpalan darah yang terlepas.

"Saat ini tidak ada bukti hubungan kausal dengan vaksinasi," kata BASG.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 AstraZeneca tiba, Menlu: Upaya multilateral mulai membuahkan hasil

Surat kabar Austria Niederoesterreichische Nachrichten serta penyiar ORF dan kantor berita APA melaporkan bahwa kedua wanita tersebut adalah perawat yang bekerja di klinik Zwettl.

BASG mengatakan pembekuan darah bukan salah satu efek samping vaksin yang diketahui. Meski demikian, BASG terus menyelidiki kasus ini.

"Sebagai tindakan pencegahan, sisa stok batch vaksin yang terkena dampak tidak lagi dikeluarkan atau divaksinasi," tambahnya.

Baca Juga: Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca tiba di Tanah Air




KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×