kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.306
  • LQ451.124,28   -7,91   -0.70%
  • SUN105,38 -0,17%
  • EMAS590.870 0,52%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Menagih janji dua pekan kebijakan Trump

Kamis, 08 Juni 2017 / 11:33 WIB

Menagih janji dua pekan kebijakan Trump

NEW YORK. Presiden Donald Trump dinilai terus membual atas segala rencana kerjanya. Sejak menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Trump tak memenuhi janjinya secara tepat waktu.

Sejak disumpah menjadi Presiden, ada sederet janji yang hingga kini belum dipenuhi Trump. Ada anggapan bahwa Trump selalu berjanji akan mengumumkan hal penting dalam dua pekan.

Tapi, ucapan Trump itu kini tidak lagi "sakti". Sebab, banyak kebijakan yang dijanjikan akan keluar dalam waktu dua pekan, malah terbit berbulan-bulan kemudian.

Misalnya saja dalam pertemuan dengan sejumlah eksekutif perusahaan penerbangan pada 9 Februari 2017 lalu. Pasca pertemuan tersebut, Trump sesumbar bakal mengumumkan hal penting terkait pajak, pengembangan infrastruktur dan penerbangan juga dalam dua pekan.

Sejak menjanjikan perubahan pajak, infrastruktur dan lainnya, hingga kini Trump belum menepati janjinya sama sekali. Contoh lain saat Trump diwawancarai oleh CBS di acara "This Morning".

Dalam acara yang ditayangkan pada 29 April itu, Trump berjanji akan merilis rencana detail tentang program pembangunan infrastruktur senilai US$ 1 triliun. Bahkan Trump mengklaim rencana infrastruktur sudah rampung.

Kala itu, Trump bahkan tak berjanji dalam hitungan dua pekan seperti biasanya. "Mungkin lebih cepat lagi," kata Trump seperti dikutip Bloomberg, kemarin.

Tidak tepat janji juga diulangi Trump sesaat setelah safari ke Arab Saudi pada akhir Mei 2017. Kala itu, pemilik Trump Tower ini berjanji akan menggelar konfrensi pers dalam waktu dua minggu untuk mengumumkan secara rinci hasil pertemuan di Arab.

Yang terbaru, kecaman Trump untuk menarik diri dari perjanjian iklim Paris. Publik menilai, putusan Trump itu menimbulkan ketidakpercayaan.

Sebab, Trump dinilai tidak mampu memenuhi tenggat waktunya sendiri. Sejarawan University of Virginias Miller Center of Public Affairs Barbara Perry menilai Trump sebagai bintang televisi andal.

"Trump terus berada dalam mode kampanye dengan banyak janji yang sebenarnya tidak dia sadari," kata Perry. Jurubicara Gedung Putih Lindsay Walters mengklaim, Presiden Trump dan timnya bekerja sepanjang waktu untuk memenuhi janji.


Reporter Mona Tobing
Editor : Rizki Caturini
Berita terbaru Internasional

Join the discussions
TERBARU
MARKET
IHSG
-19,84
6.615,49
-0.30%
 
US/IDR
13.321
0,02
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy