15.000 Tentara Ukraina Bakal Terima Pelatihan Khusus dari Uni Eropa

Senin, 17 Oktober 2022 | 13:54 WIB Sumber: Reuters
15.000 Tentara Ukraina Bakal Terima Pelatihan Khusus dari Uni Eropa

ILUSTRASI. Tentara Ukraina di pemukiman Vasylenkove yang baru-baru ini dibebaskan, di wilayah Kharkiv, Ukraina, 10 September.


KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Para menteri luar negeri anggota Uni Eropa (UE) diprediksi akan menyetujui program pelatihan khusus untuk 15.000 tentara Ukraina pada pertemuan di Luksemburg hari Senin (17/10). 

Dilansir dari Reuters, dua pejabat senior UE mengatakan latihan militer tersebut akan dimulai pada pertengahan November mendatang. Pelatihan akan dilakukan di Polandia dan Jerman.

Saat ini beberapa anggota UE bahkan telah diinstruksikan untuk melatih tentara Ukraina dalam menggunakan jenis senjata tertentu.

UE juga hampir dipastikan setuju untuk memberi dana pengganti sebesar 500 juta euro kepada anggotanya yang telah aktif membantu Ukraina selama perang. Dengan tambahan itu, UE telah mengalokasikan lebih dari 3 miliar euro untuk kepentingan perang Ukraina.

Baca Juga: Rusia: Bergabungnya Ukraina ke NATO Bisa Memicu Perang Dunia Ketiga

Berbeda dengan bantuan dana sebelumnya, dana yang diberikan kali ini juga akan menutupi biaya untuk perbaikan dan pemeliharaan senjata yang sudah dikirim ke Ukraina.

Di luar urusan perang Ukraina, para menteri luar negeri UE juga diperkirakan akan meresmikan sanksi baru untuk Iran terkait tindakan kerasnya terhadap demonstran yang menuntut keadilan atas kematian Mahsa Amini dalam tahanan polisi.

Sanksi berupa larangan perjalanan dan pembekuan aset pada sekitar 15 warga Iran yang terlibat dalam tindakan tersebut kabarnya akan diberikan.

Baca Juga: Zelensky Minta Rakyatnya Hemat Listrik Jelang Musim Dingin

Masih soal Iran, UE sepertinya juga akan membahas transfer drone Iran ke Rusia yang bisa membuka jalan bagi lebih banyak sanksi baru di masa mendatang.

UE juga akan menegaskan sikapnya terhadap China yang dilihat semakin sejalan dengan Rusia dalam konflik di Ukraina. China merupakan mitra dagang utama UE. Eropa sangat bergantung pada produk dan bahan mentah dari China. 

Kebijakan terkait China ini kabarnya akan dibahas pada pertemuan puncak hari Kamis dan Jumat pekan ini. UE juga akan memantau dengan cermat setiap perkembangan yang ada pada Kongres Partai Komunis China yang baru dibuka hari Minggu lalu.

Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terbaru