kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.903   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.078   41,29   0,68%
  • KOMPAS100 783   5,91   0,76%
  • LQ45 599   3,71   0,62%
  • ISSI 212   1,70   0,81%
  • IDX30 333   2,33   0,70%
  • IDXHIDIV20 425   1,96   0,46%
  • IDX80 89   0,71   0,80%
  • IDXV30 116   0,74   0,64%
  • IDXQ30 109   0,65   0,60%

Ada pelaku bom bunuh diri di konser Ariana Grande?


Selasa, 23 Mei 2017 / 09:13 WIB


Sumber: BBC,Reuters | Editor: Sanny Cicilia

MANCHESTER. Polisi Manchester melakukan penangangan anti-terorisme meski belum menyatakan resmi ledakan di konser Ariana Grande di Manchester, Inggris adalah serangan teroris. 

Namun, dua orang sumber pejabat Amerika Serikat (AS) pada BBC, Reuters mengatakan, ledakan tersebut dilakukan seorang pelaku bom bunuh diri. 

"Pemilihan lokasi, waktu, dan model penyerangan menunjukkan ini serangan terorisme," kata salah seorang pejabat anti-terorisme AS yang tidak ingin disebut namanya.

Maret lalu di Inggris, terjadi insiden seorang pelaku menabrakkan kendaraan ke pejalan kaki dan mencoba menerobos gedung parlemen yang menewaskan empat orang.  

Greater Manchester Police menemukan barang mencurigakan di area konser pukul 01:32 waktu setempat, namun mengkonfirmasi barang tersebut tidak berbahaya.

Emma Jhonson dan suaminya tengah menjemput putri mereka yang berusia 15 dan 17 tahun saat ledakan tersebut terjadi. "Kita berdiri di atas tangga dan kaca-kaca ikut pecah, ada ledakan dan api setelahnya," katanya pada BBC Radio. Dia bilang, isi gedung kaget dan orang-orang di area berhamburan.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengungkapkan bela sungkawanya bagi korban dan keluarga yang terdampak. Setidaknya 19 orang meninggal dunia dan 50 orang terluka akibat insiden ini. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×