kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.959   22,56   0,25%
  • KOMPAS100 1.236   6,44   0,52%
  • LQ45 871   3,11   0,36%
  • ISSI 326   2,06   0,64%
  • IDX30 442   2,74   0,62%
  • IDXHIDIV20 521   4,32   0,84%
  • IDX80 138   0,77   0,56%
  • IDXV30 145   1,30   0,90%
  • IDXQ30 142   1,11   0,79%

AIIB membidik pembiayaan sebesar US$ 10 miliar-US$ 12 miliar per tahun


Senin, 01 Juli 2019 / 14:22 WIB
AIIB membidik pembiayaan sebesar US$ 10 miliar-US$ 12 miliar per tahun


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - DALIAN. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) akan membiayai proyek-proyek infrastruktur senilai US$ 10 miliar-US$ 12 miliar per tahun selama beberapa tahun ke depan dan akan tetap bijak dalam berinvestasi dalam kesepakatan seperti itu.

AIIB memiliki 97 anggota dan diluncurkan pada Januari 2016 untuk membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur Asia. Sejak memulai operasinya, AIIB telah membiayai proyek dengan total nilai sekitar US$ 8 miliar, sebagian besar di Asia.

"Kami secara bertahap meningkatkan investasi kami, dan itu sangat sedikit dibanding dengan kebutuhan infrastruktur," ujar Joachim von Amsberg kepada wartawan seperti dikutip Reuters Senin (1/7).

"Lebih penting bahwa kita mulai dengan proyek-proyek berkualitas sangat tinggi yang benar-benar memenuhi standar lingkungan dan sosial dan menghindari korupsi, daripada membangun investasi kita secepat mungkin. Jadi kualitas dulu sebelum kuantitas."

AIIB akan membiayai proyek-proyek senilai US$ 4 miliar tahun ini, naik 20% dibanding tahun 2018 yang sebesar US$ 3,3 miliar.

Von Amsberg mengatakan AIIB telah berupaya menghindari memperburuk risiko utang di negara-negara tempat investasi, tetapi masih melihat potensi besar di Asia.

"Kami sangat berhati-hati dalam berinvestasi di negara-negara yang menghadapi kemungkinan risiko kesulitan utang," katanya.

Program Belt and Road China telah memicu kecaman asing bahwa pembiayaannya yang tidak jelas dapat menyebabkan utang yang tidak berkelanjutan dan lebih bertujuan untuk mempromosikan pengaruh China daripada pembangunan.

Menurut Von Amsberg, perang dagang antara Amerika Serikat dan China berdampak kecil pada AIIB, dan AIIB masih menyambut AS untuk bergabung sebagai anggota baru AIIB.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×