kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.926   5,00   0,03%
  • IDX 7.199   92,36   1,30%
  • KOMPAS100 997   18,84   1,93%
  • LQ45 735   12,20   1,69%
  • ISSI 254   5,52   2,22%
  • IDX30 400   7,10   1,81%
  • IDXHIDIV20 501   11,85   2,43%
  • IDX80 112   2,10   1,91%
  • IDXV30 136   1,72   1,28%
  • IDXQ30 130   3,03   2,38%

Air China Beli 60 Pesawat Airbus Senilai US$ 9,5 Miliar


Rabu, 31 Desember 2025 / 10:31 WIB
Air China Beli 60 Pesawat Airbus Senilai US$ 9,5 Miliar
ILUSTRASI. AIRBUS-CHINA/ (REUTERS/Benoit Tessier)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Maskapai penerbangan utama China, Air China, mengatakan bahwa mereka dan anak perusahaannya telah menandatangani perjanjian dengan Airbus untuk membeli 60 jet A320NEO. Nilai kesepakatan pembelian tersebut mencapai US$ 9,5 miliar berdasarkan harga daftar.

Pengumuman ini merupakan yang terbaru dari serangkaian pengumuman yang dilakukan oleh maskapai penerbangan minggu ini di pasar penerbangan terbesar kedua di dunia, seperti Spring Airlines dan Juneyao Airlines, yang berencana membeli jet Airbus.

Pesawat Air China akan dikirimkan secara bertahap mulai tahun 2028 hingga 2032, demikian disampaikan kepada Bursa Efek Shanghai dalam sebuah pengajuan.

Baca Juga: Harga Minyak Melemah di Pagi Ini (31/12), Brent Menuju Koreksi Tahunan Terpanjang

"Kami sangat senang bahwa Air China telah memutuskan untuk memesan lebih banyak pesawat keluarga Airbus A320," kata produsen pesawat tersebut dalam sebuah pernyataan.

Pembelian ini merupakan bagian dari kesepakatan kerangka kerja tahun 2022 yang dicapai antara China Aviation Supplies Holding Company (CASC) dan Airbus, kata Li Hanming, seorang analis penerbangan independen yang berbasis di AS.

Kesepakatan itu mencakup 132 pesawat keluarga A320 dan delapan pesawat berbadan lebar A350, dengan total nilai sekitar $17 miliar.

"Negosiasi untuk kontrak individual membutuhkan waktu," kata Li.

Ketegangan berkepanjangan antara Beijing dan Washington telah menghambat kemampuan Boeing untuk mendapatkan pesanan baru di China, memberikan keuntungan bagi Airbus. 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×