Sumber: Reuters | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - PARIS. Airbus mencatat laju pengiriman pesawat yang tetap kuat pada September 2026, meski produsen pesawat asal Eropa itu masih menghadapi sejumlah kendala dalam rantai pasok.
Berdasarkan sumber industri yang dikutip Reuters (2/10), Airbus mengirim sekitar 72 pesawat pada September. Angka tersebut nyaris menyamai pengiriman 73 pesawat pada periode yang sama tahun lalu.
Airbus belum memberikan komentar mengenai angka sementara tersebut. Data resmi pengiriman bulanan dijadwalkan dirilis pada 8 Oktober mendatang.
Jika terkonfirmasi, jumlah pengiriman September akan melampaui perkiraan sejumlah analis. Jefferies sebelumnya memperkirakan Airbus hanya akan mengirim sekitar 68 pesawat pada bulan tersebut.
Baca Juga: Authentic Brands Incar Mattel, Nilai Akuisisi Capai US$ 6 Miliar
Kenaikan pengiriman ini menjadi perhatian karena Airbus masih menghadapi sejumlah hambatan produksi. Salah satunya terkait gangguan pada komponen pesawat A321neo, selain kelangkaan mesin dan suku cadang yang masih berlangsung.
Meski demikian, kinerja pengiriman pada September menunjukkan adanya peningkatan laju produksi Airbus menjelang akhir tahun. Kondisi ini menjadi penting bagi perusahaan untuk mengejar target pengiriman tahunannya.
CEO Divisi Komersial Airbus Lars Wagner pada pekan ini menyatakan sangat yakin perusahaan dapat mencapai target pengiriman sekitar 870 pesawat jet sepanjang 2026.
Target tersebut berada dalam kisaran 850 hingga 890 pesawat yang secara informal ditetapkan Airbus. Pencapaian target akan bergantung pada kemampuan perusahaan mengatasi kendala produksi dan pasokan dalam beberapa bulan terakhir tahun ini.
Baca Juga: Suzuki Minta Pemasok di India Setop Produksi Selama Satu Hari














