kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45950,15   -24,18   -2.48%
  • EMAS989.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Akhirnya lakukan penerbangan perdana, ini kemampuan jet tempur F-15EX buatan AS


Minggu, 07 Februari 2021 / 11:10 WIB
Akhirnya lakukan penerbangan perdana, ini kemampuan jet tempur F-15EX buatan AS


Sumber: Boeing | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - ST. LOUIS. Angkatan Udara AS akan segera menerima dua unit jet tempur F-15EX dari Boeing. Jet tempur tersebut baru saja sukses melakukan penerbangan perdana awal pekan ini.

Jet tempur F-15EX pada hari Selasa (2/2) sukses melakukan penerbangan perdana Bandara Internasional Lambert di St Louis, Missouri. Angkatan Udara AS akan menerima dua dari delapan unit jet yang dipesan pada kuartal satu tahun ini.

Dilansir dari laman resmi Boeing, jet tempur F-15EX lepas landas dan mendarat dari Bandara Internasional St. Louis Lambert, menyelesaikan uji terbang selama 90 menit sebelum kembali ke bandara.

"Penerbangan sukses hari ini (Selasa) membuktikan keamanan dan kesiapan jet untuk bergabung dengan armada tempur negara kita," kata Prat Kumar, Wakil Presiden Boeing dan Manajer Program F-15.

Kumar menjelaskan, jet tempur F-15 versi baru ini mampu menggabungkan sistem manajemen pertempuran canggih, sensor, dan senjata berkat desain badan pesawat digital serta arsitektur sistem misi terbuka yang digunakannya.

Baca Juga: Mengintip kemampuan jet tempur Su-57E Rusia yang diklaim bakal dilirik banyak negara 

Boeing meyakinkan, kemampuan digital jet tempur tersebut bisa menjadi tulang punggung serta kemampuan kunci Angkatan Udara AS di masa depan.

Varian baru F-15 ini juga memiliki kontrol penerbangan fly-by-wire, kokpit digital baru, radar AESA modern, dan ADCP-II, komputer misi tercepat di dunia.

F-15EX yang disebut sebagai versi paling canggih hingga saat ini juga dilengkapi sistem peperangan elektronik Eagle Passive/Active Warning and Survivability System. Kemampuan tersebut berguna untuk meningkatkan efektivitas misi dan kemampuan bertahan bagi operator.

Dua unit pertama yang akan diserahkan kuartal pertama tahun ini merupakan langkah awal dari kontrak pembelian delapan jet yang disetujui pada Juli 2020 lalu.

Boeing mengungkapkan, ke depan Angkatan Udara AS akan membutuhkan sebanyak 144 jet tempur baru lagi.

Selanjutnya: Kali pertama di era Biden, kapal perang AS berlayar di Selat Taiwan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×