Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Aktivitas sektor swasta India menguat pada September 2026, dengan manufaktur menjadi pendorong utama pertumbuhan. Penguatan tersebut tercermin dari kenaikan HSBC Flash India PMI Composite Output Index menjadi 56,5 pada September dari 54,3 pada Agustus.
Level 56,5 juga menunjukkan ekspansi aktivitas sektor swasta yang paling kuat sejak Juni. Selain itu, indeks tersebut kembali berada di atas rata-rata jangka panjangnya.
Berdasarkan rilis S&P Global, Rabu (23/9/2026), secara rinci, data awal PMI manufaktur India tercatat ada di level 55,7 pada September, naik dari 52,8 pada Agustus. Angka tersebut menunjukkan perbaikan kondisi sektor manufaktur India yang paling kuat dalam tujuh bulan.
Sementara data awal PMI sektor jasa berada pada level ekspansi di 55,8. Posisi tersebut juga membaik dibanding posisi indeks final di Agustus, yakni 54,1.
Angka PMI September menunjukkan perbaikan kondisi bisnis sektor swasta India yang lebih kuat. Pertumbuhan output meningkat baik pada sektor manufaktur maupun jasa, dengan produsen barang mencatat penguatan paling besar.
Baca Juga: Trump Siapkan US$ 2,45 Miliar untuk Pemulihan Gaza, Rekonstruksi Butuh US$71,4 Miliar
Chief India Economist HSBC Pranjul Bhandari mengatakan, momentum aktivitas sektor swasta meningkat, terutama didorong oleh manufaktur. “Output dan pesanan domestik baru meningkat dengan laju yang lebih cepat,” kata Bhandari dalam rilis pers, Rabu (23/9/2026).
Sejalan dengan penguatan aktivitas, total pesanan baru sektor swasta India juga meningkat dengan laju yang lebih cepat pada September. Permintaan menguat baik di sektor manufaktur maupun jasa. Tetapi akselerasi lebih besar terjadi pada produsen barang.
Pertumbuhan penjualan produsen barang tetap lebih tinggi dibandingkan perusahaan jasa dan mencapai level tertinggi dalam tujuh bulan. Sementara itu, perusahaan jasa menyebut upaya pemasaran turut mendorong peningkatan pesanan, terutama dari permintaan yang lebih kuat untuk properti, jasa transportasi dan pemesanan perjalanan baru.
Permintaan terhadap perangkat lunak dan solusi digital juga disebut meningkat. Di sektor barang, produsen melaporkan penguatan permintaan untuk produk aluminium, barang elektronik, makanan, produk farmasi serta model-model baru secara umum.
Namun, pertumbuhan pesanan ekspor baru sektor swasta melambat dibandingkan Agustus. Ekspansi pesanan ekspor tersebut menjadi yang paling lemah dalam hampir tiga tahun, terutama karena perlambatan pertumbuhan pada perusahaan jasa.
Baca Juga: Tegang! Trump Merencanakan Acara Megah untuk Pertemuan dengan Xi Jinping
Sebaliknya, produsen mencatat kenaikan marginal dalam pekerjaan baru dari luar negeri. Perusahaan yang disurvei melaporkan peningkatan permintaan dari Brasil, Eropa, Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat.
Penguatan aktivitas dan pesanan juga mendorong penciptaan lapangan kerja. Penyerapan tenaga kerja sektor swasta meningkat secara solid pada September, dengan perusahaan manufaktur maupun jasa sama-sama menambah kapasitas tenaga kerja.
Di sisi harga, tekanan biaya input sektor swasta justru mereda. Tingkat inflasi biaya input turun ke level terendah sejak Januari, setelah penurunan tekanan biaya di sektor jasa lebih dari mengimbangi kenaikan biaya yang terjadi di manufaktur.
Bhandari mengatakan, ketegangan baru di Timur Tengah turut mendorong perusahaan membangun penyangga untuk menghadapi ketidakpastian. “Pembelian input meningkat dan indeks persediaan barang jadi kini berada pada level tertinggi dalam 11,5 tahun,” ujar Bhandari.
Perusahaan responden yang melaporkan kenaikan beban biaya menyebut peningkatan pengeluaran untuk komponen listrik, bahan pangan, bahan bakar, logam, bahan baku farmasi dan sumber daya teknologi sebagai faktor pendorong.
Sementara itu, inflasi harga jual secara agregat relatif tidak berubah pada September. Kenaikan harga di tingkat pabrik berlangsung lebih kuat, tetapi diimbangi oleh kenaikan harga yang lebih lemah pada perusahaan jasa.
Di sektor manufaktur, kondisi operasi kembali membaik dan didukung oleh pertumbuhan output serta pesanan baru yang lebih kuat. Aktivitas pembelian bahan baku juga meningkat lebih cepat, sementara waktu tunggu pasokan input menjadi lebih pendek.
Peningkatan pembelian tersebut mendorong stok input naik ke level tertinggi sejak Februari. Lebih mencolok lagi, pertumbuhan persediaan barang jadi mencapai level tertinggi dalam 11,5 tahun.














