kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Akuisisi Syngenta terhenti


Rabu, 25 Juni 2014 / 08:43 WIB
ILUSTRASI. Bank-Bank Big Cap Kantongi Rekor Pertumbuhan Laba Jumbo pada 2022


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

ZURICH. Ambisi Monsanto Co mengakuisisi Syngenta AG harus terhenti. Perusahaan benih terbesar di dunia ini terhadang keinginan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang ingin melindungi Monsanto sebagai salah satu sumber pajak.

"Proses akuisisi terhenti karena akuisisi Monsanto terhadap Syngenta akan memindahkan pajak mereka ke Swiss, kantor pusat Syngenta. Pemerintah AS menolak ini," ujar sumber Bloomberg, Selasa (24/6).

Isu monopoli juga mewarnai proses akuisisi. Konsolidasi antara Monsanto dengan Syngenta bakal menguasai pasar benih dunia. Monsanto merupakan produsen benih terbesar dunia dengan valuasi US$ 64 miliar. Sedangkan, Syngenta merupakan produsen terbesar kedua dengan valuasi US$ 34 miliar.

Pembicaraan antara Monsanto dengan Syngenta terakhir kali terjadi pada akhir bulan Mei lalu. Kandasnya akuisisi ini menambah panjang daftar akuisisi perusahaan AS yang berpotensi merugikan pajak AS.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×