kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.912   50,00   0,28%
  • IDX 5.668   -152,82   -2,63%
  • KOMPAS100 732   -20,49   -2,72%
  • LQ45 558   -14,62   -2,55%
  • ISSI 197   -4,63   -2,30%
  • IDX30 318   -7,71   -2,37%
  • IDXHIDIV20 392   -9,50   -2,37%
  • IDX80 83   -2,27   -2,66%
  • IDXV30 107   -1,92   -1,77%
  • IDXQ30 102   -2,53   -2,42%

Akuisisi Syngenta terhenti


Rabu, 25 Juni 2014 / 08:43 WIB
ILUSTRASI. Bank-Bank Big Cap Kantongi Rekor Pertumbuhan Laba Jumbo pada 2022


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

ZURICH. Ambisi Monsanto Co mengakuisisi Syngenta AG harus terhenti. Perusahaan benih terbesar di dunia ini terhadang keinginan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang ingin melindungi Monsanto sebagai salah satu sumber pajak.

"Proses akuisisi terhenti karena akuisisi Monsanto terhadap Syngenta akan memindahkan pajak mereka ke Swiss, kantor pusat Syngenta. Pemerintah AS menolak ini," ujar sumber Bloomberg, Selasa (24/6).

Isu monopoli juga mewarnai proses akuisisi. Konsolidasi antara Monsanto dengan Syngenta bakal menguasai pasar benih dunia. Monsanto merupakan produsen benih terbesar dunia dengan valuasi US$ 64 miliar. Sedangkan, Syngenta merupakan produsen terbesar kedua dengan valuasi US$ 34 miliar.

Pembicaraan antara Monsanto dengan Syngenta terakhir kali terjadi pada akhir bulan Mei lalu. Kandasnya akuisisi ini menambah panjang daftar akuisisi perusahaan AS yang berpotensi merugikan pajak AS.




TERBARU

[X]
×