kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Akuisisi Syngenta terhenti


Rabu, 25 Juni 2014 / 08:43 WIB
Akuisisi Syngenta terhenti
ILUSTRASI. Bank-Bank Big Cap Kantongi Rekor Pertumbuhan Laba Jumbo pada 2022


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

ZURICH. Ambisi Monsanto Co mengakuisisi Syngenta AG harus terhenti. Perusahaan benih terbesar di dunia ini terhadang keinginan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang ingin melindungi Monsanto sebagai salah satu sumber pajak.

"Proses akuisisi terhenti karena akuisisi Monsanto terhadap Syngenta akan memindahkan pajak mereka ke Swiss, kantor pusat Syngenta. Pemerintah AS menolak ini," ujar sumber Bloomberg, Selasa (24/6).

Isu monopoli juga mewarnai proses akuisisi. Konsolidasi antara Monsanto dengan Syngenta bakal menguasai pasar benih dunia. Monsanto merupakan produsen benih terbesar dunia dengan valuasi US$ 64 miliar. Sedangkan, Syngenta merupakan produsen terbesar kedua dengan valuasi US$ 34 miliar.

Pembicaraan antara Monsanto dengan Syngenta terakhir kali terjadi pada akhir bulan Mei lalu. Kandasnya akuisisi ini menambah panjang daftar akuisisi perusahaan AS yang berpotensi merugikan pajak AS.




TERBARU

[X]
×