kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Alasan Warren Buffett Wariskan Kepemimpinan Berkshire Hathaway pada Putranya


Sabtu, 01 Februari 2025 / 19:00 WIB
Warren Buffett berbicara soal kepemimpinan dan budaya di perusahaan yang tetap harus dirawat meskipun pendirinya telah tiada.


Sumber: Inc. | Editor: Noverius Laoli

"Berikan kabar buruk lebih awal, dan selalu jujur. Ini bukan ilmu roket," ujar Howie.

Sebagai Ketua non-eksekutif, tugas utama Howie adalah memastikan bahwa budaya Berkshire tetap terjaga. Ia tidak akan terlibat dalam pengelolaan sehari-hari perusahaan, melainkan akan memantau apakah prinsip-prinsip yang selama ini menjadi fondasi Berkshire tetap dipertahankan. 

Jika ditemukan penyimpangan, ia bertanggung jawab untuk mendorong perubahan, termasuk merekomendasikan pergantian CEO jika diperlukan.

Baca Juga: Kado Ultah Warren Buffett, Berkshire Hathaway Capai Kapitalisasi Pasar US$1 Triliun

“Howard tidak perlu mengelola bisnis,” jelas Buffett. “Ia hanya perlu memastikan apakah dewan direksi—termasuk dirinya sendiri—harus mengganti CEO atau tidak.”

Setiap perusahaan membutuhkan seorang pemimpin yang menjaga budaya dengan penuh komitmen. Seorang pemimpin selalu menjadi pembentuk budaya, baik secara sadar maupun tidak. 

Namun, pemimpin terbaik adalah mereka yang memahami bahwa budaya adalah fondasi segalanya dan menjadikannya prioritas utama. 

Baca Juga: Warren Buffett Mengambil Alih Penuh Kepemilikan Berkshire Hathaway Energy

Bagi Warren Buffett, menjaga budaya Berkshire Hathaway adalah warisan terpenting yang ingin ia tinggalkan, dan ia percaya putranya adalah sosok yang tepat untuk tugas ini.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×