kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Anak pengemudi truk yang menjadi miliarder berkat trading elektronik (1)


Kamis, 05 September 2019 / 10:20 WIB
Anak pengemudi truk yang menjadi miliarder berkat trading elektronik (1)

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tri Adi

KONTAN.CO.ID - Berawal dari salah satu broker di New York Merchantile Exchange (Nymex) tahun 1982, karier Vincent Viola melesat. Di perusahaan yang telah berusia 137 tahun itu ia menjadi salah satu orang terhebat. Ia berhasil mengumpulkan dana US$ 10.000 dari para investor, saat itu bukan jumlah yang sedikit. Setelah itu, ia menduduki berbagai jabatan sampai akhirnya mendirikan Virtu Finance. Menurut Forbes, kini kekayaannya lebih dari US$ 2 miliar.

Siapa yang mengira Vincent Viola, seorang anak dari pengemudi truk asal Brooklyn, Amerika Serikat (AS) bisa menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Dalam catatan Forbes, Senin (2/9) Vincent merupakan orang terkaya urutan 838 di planet ini, dengan total kekayaan lebih dari US$ 2 miliar. Pundi-pundi kekayaan itu terutama ia raih lewat bisnis trading elektronik yang ia dirikan pada tahun 2008 bernama Virtu Financial.

Namun, kiprah Vincent di dunia bisnis sudah dimulai jauh dari sebelum itu. Dalam artikel yang dimuat Forbes bulan Desember 2016 silam, kariernya dimulai ketika menjadi salah satu broker di New York Mercantile Exchange (Nymex) sebuah perusahaan yang mengelola dan investasi dana di sektor komoditas, tepatnya tahun 1982.

Di perusahaan yang sudah berusia 137 tahun ini lah, Vincent berhasil membawa namanya ke ranah profesional. Dan ia menjadi salah satu orang terhebat di perusahaannya.

Pada tahun tersebut, ia berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 10.000 dari para investor. Tentu pencapaian tersebut bukan jumlah yang sedikit dibandingkan dengan kurs saat ini. Kesuksesannya tersebut pada akhirnya berhasil membawa dirinya menduduki kursi di Dewan Direksi Nymex.

Ia menduduki pula posisi sebagai Ketua Komite Teknologi, Komite Penasihat Gas Bumi, Wakil Komite Opsi dan Wakil Komisaris Utama di Nymex tepatnya dari tahun 1993 hingga 1996 dan menjadi Komisaris sejak periode Maret 2001 hingga Maret 2004.

Tak bisa dianggap remeh, Vincent Viola kerap disebut banyak orang sebagai pakar di bidang minyak dan gas. Kabarnya, ia juga berhasil memperoleh jutaan dollar lewat pertaruhannya bermain saham di sektor minyak dan gas yang relatif fluktuatif.

Namun, bukan hanya sebagai broker, Vincent telah meluncurkan sejumlah bisnis selama masa kariernya. Pada tahun 1987, Ia mendirikan Pioneer Futures, salah satu dari 50 pedagang komisi berjangka terbaik di AS. Kemudian, pada tahun 1988, Ia sempat mendirikan The Independent Bank Group, sebuah bank regional yang berbasis di Texas dan terdaftar di Nasdaq.

Vincent Viola juga tercatat menjadi salah satu dari dua mitra yang meluncurkan EWT dan Madison Tyler, dua perusahaan perdagangan saham berbasis elektronik yang sebelumnya berbasis di Beverly Hills, California.

Vincent juga dikenal di kalangan investor sebagai orang yang paling hebat memanfaatkan platform elektronik untuk membeli saham pada masanya. Kepiawaian dalam membaca pergerakan pasar dan memaksimalkan teknologi ini membuatnya menjadi salah satu pria terkaya di dunia.

Setelah berhasil menyerap informasi dan pelajaran cukup banyak sepanjang perjalanan kariernya di bidang trading. Barulah, Vincent memutuskan untuk mendirikan Virtu Financial, salah satu pelopor perdagangan elektronik di pasar saham.

Namun, ada beberapa hal yang menyebabkan Vincent tidak disukai oleh banyak orang terutama kolega atau rekan bisnisnya. Lean McGrath Goodman lewat bukunya yang berjudul The Asylum : The Renegades Who Hijacked the World Oil Market pada tahun 2011 mengatakan, Vincent Viola memiliki sifat temperamental yang buruk alias terlalu sering marah. Meski begitu, walau sifatnya sangat pemarah, Vincent tetap bisa mengendalikan dirinya dan fokus kepada hasil akhir yaitu cuan. Sifatnya yang keras ini lah yang dinilai menjadikan dirinya sebagai pribadi yang tangguh dan sulit bahkan dalam kondisi buruk sekalipun.

(Bersambung)



TERBARU

[X]
×