Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - FRANKFURT. Pemimpin dari banyak bank sentral utama dunia mengeluarkan pernyataan bersama untuk mendukung ketua Federal Reserve Jerome Powell, setelah pemerintahan Donald Trump Trump mengancam Powell dengan dakwaan pidana.
Powell berada di pusat penyelidikan kriminal pemerintahan Amerika Serikat (AS) tentang renovasi kantor pusat Fed, yang ia sebut sebagai "dalih" untuk mendapatkan pengaruh Presiden Trump atas suku bunga.
Para kepala Bank Sentral Eropa, Bank of England, Bank of Canada, dan delapan lembaga lainnya mengatakan, Powell telah bertindak dengan integritas dan bahwa independensi bank sentral sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan pasar keuangan.
"Kami sepenuhnya mendukung sistem Federal Reserve dan Ketuanya Jerome H. Powell," kata para bankir sentral dalam pernyataan bersama yang jarang terjadi seperti dilansir Reuters, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga: Goldman Sachs: Tekanan Politik ke Powell Tak Ubah Arah Suku Bunga The Fed
Menurut mereka, independensi bank sentral adalah landasan stabilitas harga, keuangan, dan ekonomi demi kepentingan warga negara yang mereka layani.
Penyelidikan AS telah menuai kritik dari dunia keuangan dan juga beberapa anggota kunci Partai Republik, partai pendukung Trump.
Para bankir sentral khawatir, pengaruh politik terhadap The Fed akan mengikis kepercayaan terhadap komitmen bank tersebut pada target inflasinya. Hal ini akan menyebabkan inflasi yang lebih tinggi dan volatilitas pasar keuangan global.
Karena AS adalah ekonomi dominan dunia, kemungkinan besar AS akan mengekspor inflasi yang lebih tinggi ini melalui pasar keuangan, sehingga menyulitkan bank sentral lain untuk menjaga stabilitas harga.
"Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga independensi tersebut, dengan menghormati sepenuhnya supremasi hukum dan akuntabilitas demokratis," kata kelompok bankir sentral tersebut.
Kelompok tersebut termasuk kepala bank sentral Swedia, Denmark, Swiss, Australia, Korea Selatan, Brasil, dan Prancis, serta ketua Bank for International Settlements, sebuah badan payung.
Sebuah sumber mengatakan sebelum pernyataan tersebut diterbitkan bahwa semua bankir sentral akan dipersilakan untuk bergabung kemudian.
Baca Juga: Jaksa Selidiki Jerome Powell, Independensi The Fed Terancam Tekanan Politik













