kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Andai Trump menang lagi, Palestina: Tuhan tolong kami, semoga Tuhan membantu dunia


Rabu, 14 Oktober 2020 / 10:50 WIB


Sumber: Al Jazeera | Editor: Khomarul Hidayat

Baru-baru ini, pemerintahan Trump juga telah membujuk dua negara Teluk Arab, Uni Emirat Arab dan Bahrain, untuk membangun hubungan diplomatik penuh dengan Israel dan mendorong negara-negara Arab lainnya untuk mengikutinya.

Kesepakatan yang diumumkan pada bulan Agustus dikecam Palestina sebagai pengkhianatan berat oleh negara-negara Arab, yang semakin merusak upaya mereka untuk mencapai penentuan nasib sendiri.

Mereka juga melemahkan konsensus tradisional Arab bahwa pengakuan Israel hanya datang sebagai imbalan atas negara Palestina yang merdeka.

Untuk saat ini, mayoritas negara Arab mengatakan mereka tetap berkomitmen pada Inisiatif Perdamaian Arab yang menyerukan penarikan penuh Israel dari wilayah Palestina yang diduduki setelah tahun 1967 dengan imbalan perdamaian dan pembentukan hubungan penuh.

Selanjutnya: AS: Akan ada banyak negara Arab yang menandatangani kesepakatan damai dengan Israel




TERBARU

[X]
×