kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Angka penyalahgunaan ganja di Jepang tahun 2020 catat rekor tertinggi


Kamis, 08 April 2021 / 15:21 WIB
Angka penyalahgunaan ganja di Jepang tahun 2020 catat rekor tertinggi
ILUSTRASI. Ilustrasi penjualan ganja legal.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dari total pelanggar, sebanyak 4.121 orang terlibat dalam kepemilikan ganja, 274 orang terlibat dalam pengiriman, dan 232 orang lainnya berperan dalam budidaya.

Data dari kepolisian nasional juga menunjukkan bahwa jumlah pelanggar usia 14 hingga 19 tahun melonjak 4,3 kali lipat menjadi 12,9 per 100.000 orang dalam kelompok usia tersebut dari tahun 2016. Sementara di kelompok usia 20-an, jumlahnya naik 2,5 kali lipat menjadi 20,1 per 100.000 orang yang diperiksa.

Secara keseluruhan, setidaknya ada 5,0 orang per 100.000 sample yang terlibat dalam pelanggaran hukum terkait ganja tahun lalu. Jumlah ini naik dua kali lipat dari tahun 2016.

Naiknya penggunaan ganja ini otomatis menaikkan juga angka pelanggaran narkoba secara keseluruhan. Tahun lalu, jumlah orang yang terlibat tindak pidana narkoba secara umum naik 715 dari tahun sebelumnya menjadi 14.079 orang.

Kasus metamfetamin atau amfetamin, di Jepang dikenal sebagai obat perangsang, masih jadi yang terpopuler dengan jumlah mencapai 8.471 kasus.

Selanjutnya: Bos IMF pastikan Olimpiade Tokyo tidak akan merugikan ekonomi Jepan




TERBARU

[X]
×