kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Apple Dikabarkan Segera Luncurkan MacBook Layar Sentuh Pertamanya, Apa Keunggulannya?


Rabu, 28 Oktober 2026 / 22:10 WIB
Apple Dikabarkan Segera Luncurkan MacBook Layar Sentuh Pertamanya, Apa Keunggulannya?
ILUSTRASI. Apple (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LOS ANGELES. Apple diperkirakan memperkenalkan MacBook layar sentuh pertamanya pada Rabu (28/10/2026). Langkah ini menandai perubahan strategi perusahaan yang selama bertahun-tahun menolak penggunaan teknologi layar sentuh pada laptop, sekaligus melengkapi rangkaian peluncuran produk menjelang musim belanja liburan.

Apple menggelar acara di Los Angeles setelah meluncurkan iPhone lipat bernama Duo di kantor pusatnya di Silicon Valley pada September lalu. Perusahaan teknologi tersebut juga memperkenalkan perangkat hub rumah pintar di New York pada awal Oktober.

Kedua produk tersebut menjadi upaya Apple untuk memasuki pasar baru. Sementara itu, peluncuran MacBook layar sentuh berpotensi menghidupkan kembali perdebatan lama mengenai apakah perusahaan seharusnya mengadopsi teknologi yang telah menjadi fitur utama iPhone dan iPad ke lini produknya yang lebih lama.

Selama bertahun-tahun, para eksekutif Apple menolak gagasan penggunaan layar sentuh pada laptop. Pada 2010, pendiri Apple Steve Jobs pernah menyebut layar sentuh pada laptop sebagai teknologi yang "sangat buruk secara ergonomis".

Baca Juga: Defisit Perdagangan AS Melebar, Impor Tembus Rekor akibat Investasi Infrastruktur AI

Dua tahun kemudian, CEO Apple saat itu, Tim Cook, menyatakan bahwa perangkat semacam itu akan sama tidak menyenangkannya bagi pengguna seperti menggabungkan pemanggang roti dengan lemari es.

Sebelum menjabat sebagai CEO Apple saat ini, John Ternus juga berpendapat bahwa perusahaan sebenarnya telah memiliki komputer layar sentuh melalui lini iPad.

Namun, teknologi layar sentuh telah tersedia secara luas pada perangkat berbasis Windows selama lebih dari satu dekade. Selain itu, menjelang peringatan dua dekade iPhone, generasi baru konsumen semakin terbiasa berinteraksi langsung dengan layar perangkat mereka.

Analis Moor Insights & Strategy, Anshel Sag, menilai perubahan tersebut merupakan konsekuensi dari perkembangan teknologi dan ekspektasi konsumen.

"Saya percaya mereka sejak awal keliru karena menolak penggunaan layar sentuh, dan sekarang kenyataan mulai menunjukkan dampaknya," kata Sag. "Ada beberapa hal yang memang tidak bisa dihindari."

Apple Hadapi Tantangan Memenuhi Ekspektasi Pengguna

Salah satu pertanyaan utama bagi Apple adalah bagaimana konsumen akan merespons MacBook layar sentuh. Penjualan Mac memang menunjukkan peningkatan, tetapi sebagian besar pertumbuhan tersebut berasal dari penggemar teknologi dan kalangan bisnis yang membeli perangkat untuk menjalankan tugas kecerdasan buatan (AI) secara lokal di perangkat.

Baca Juga: Panggil Perusahaan yang Diduga Terkait Kabut Asap, Singapura Akan Lakukan Ini

Pada pekan ini, Apple mengumumkan pembaruan model dasar MacBook Pro dengan chip M6 terbaru. Namun, Bloomberg News melaporkan bahwa model MacBook layar sentuh yang direncanakan akan menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max, yang sebelumnya telah tersedia pada lini MacBook Pro.

Dengan demikian, perangkat baru tersebut diperkirakan tidak akan menawarkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan model yang sudah beredar.

Komentator teknologi Jason Calacanis, pembawa acara podcast All-In, juga menyoroti kebutuhan pengguna terhadap peningkatan spesifikasi perangkat, terutama untuk mendukung pemrosesan AI secara lokal.

"Satu-satunya hal yang diinginkan orang adalah memori yang lebih besar dan prosesor yang lebih baik untuk menjalankan model AI secara lokal!" tulis Calacanis melalui platform X.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×