kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   35,00   0,20%
  • IDX 6.763   -95,86   -1,40%
  • KOMPAS100 901   -14,77   -1,61%
  • LQ45 662   -7,84   -1,17%
  • ISSI 245   -3,02   -1,22%
  • IDX30 374   -3,06   -0,81%
  • IDXHIDIV20 457   -4,70   -1,02%
  • IDX80 103   -1,29   -1,24%
  • IDXV30 130   -1,35   -1,03%
  • IDXQ30 119   -0,98   -0,82%

Arab Saudi Peringatkan Iran: Jika Serangan Berlanjut, Riyadh Siap Membalas


Minggu, 08 Maret 2026 / 09:16 WIB
Arab Saudi Peringatkan Iran: Jika Serangan Berlanjut, Riyadh Siap Membalas
ILUSTRASI. Iran terus menyerang negara Teluk, Arab Saudi ancam balasan militer. Kondisi Timur Tengah kini di ambang ketidakstabilan serius. (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pernyataan lain dari markas komando militer Iran Khatam al-Anbiya Central Headquarters menunjukkan kemungkinan adanya perbedaan pandangan di dalam kepemimpinan Iran.

Dalam pernyataan resminya, komando tersebut menegaskan bahwa pangkalan militer dan kepentingan Amerika Serikat serta Israel di seluruh kawasan akan tetap menjadi target utama serangan Iran.

Meski demikian, mereka mengatakan Iran menghormati kedaulatan negara-negara tetangga dan tidak menargetkan mereka secara langsung.

Iran Minta Pangkalan Militer AS di Teluk Ditutup

Sumber dari Iran mengatakan Teheran menegaskan kepada Riyadh bahwa serangan yang dilakukan sebenarnya ditujukan pada kepentingan dan pangkalan militer AS di kawasan, bukan negara Teluk itu sendiri.

Namun Iran juga menuntut agar pangkalan militer AS di kawasan ditutup dan meminta beberapa negara Teluk berhenti berbagi intelijen dengan Washington.

Beberapa komandan militer Iran bahkan disebut mendorong agar serangan tetap dilanjutkan, karena mereka menilai AS menggunakan pangkalan di negara Teluk dan wilayah udara mereka untuk melancarkan operasi terhadap Iran.

Tonton: Drone Iran Banjiri Timur Tengah! Negara Teluk Jadi Target Utama

Hubungan Iran–Saudi Kembali Tegang

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran sebenarnya mulai memperbaiki hubungan dengan negara-negara Teluk, termasuk rival lamanya Arab Saudi.

Namun upaya diplomasi itu runtuh setelah serangkaian serangan drone dan rudal yang diluncurkan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps selama sepekan terakhir.

Ketegangan yang kembali meningkat ini membuat kawasan Timur Tengah berada dalam situasi yang sangat tidak stabil.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×