kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Arab Saudi Peringatkan Iran: Jika Serangan Berlanjut, Riyadh Siap Membalas


Minggu, 08 Maret 2026 / 09:16 WIB
Arab Saudi Peringatkan Iran: Jika Serangan Berlanjut, Riyadh Siap Membalas


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Arab Saudi memperingatkan Iran agar tidak terus melancarkan serangan ke wilayahnya. Riyadh menegaskan bahwa jika serangan terhadap wilayah dan sektor energi kerajaan terus terjadi, maka Arab Saudi bisa mengambil langkah balasan.

Menurut empat sumber Reuters yang mengetahui pembicaraan tersebut, pesan itu disampaikan langsung kepada Teheran sebelum pidato Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu (7/3/2026). Dalam pidatonya, Pezeshkian bahkan meminta maaf kepada negara-negara Teluk atas dampak serangan Iran yang juga mengenai target sipil.

Pesan dari Riyadh sebelumnya disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud saat berbicara dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, menurut sumber yang sama.

Saudi Tekankan Jalur Diplomasi, Tapi Siap Bertindak

Dalam pembicaraan tersebut, Arab Saudi menegaskan bahwa mereka mendukung penyelesaian konflik melalui diplomasi dan de-eskalasi.

Riyadh juga menekankan bahwa mereka, dan sebagian besar negara Teluk,tidak mengizinkan Amerika Serikat menggunakan wilayah udara atau wilayah mereka untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Namun ada peringatan keras: jika serangan Iran terhadap wilayah Saudi atau infrastruktur energi terus berlanjut, kerajaan dapat mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan militernya untuk operasi militer.

Arab Saudi juga menegaskan bahwa mereka akan membalas jika fasilitas energi strategis mereka terus menjadi sasaran.

Kontak diplomatik antara kedua negara sebenarnya masih berlangsung. Sejak konflik militer AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari setelah gagalnya negosiasi program nuklir Iran, Riyadh tetap berkomunikasi dengan Teheran melalui duta besarnya.

Baca Juga: Iran Ancam Serang Negara Uni Eropa yang Ikut Bantu AS dan Israel

Negara-Negara Teluk Diserang Drone dan Rudal

Dalam seminggu terakhir, beberapa negara Teluk mengalami serangan drone dan rudal yang berasal dari Iran. Negara yang terdampak antara lain:

  • United Arab Emirates
  • Kuwait
  • Qatar
  • Bahrain
  • Saudi Arabia

Serangan tersebut terjadi setelah konflik besar pecah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Pada hari pertama perang, pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan tewas. Setelah itu Iran membalas dengan menyerang Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.

Israel sendiri kemudian memperluas serangan dengan menargetkan kelompok Hezbollah di Lebanon yang didukung Iran.

Iran Sempat Janji Hentikan Serangan ke Negara Tetangga

Dalam pernyataannya, Pezeshkian mengatakan dewan kepemimpinan sementara Iran telah menyetujui penghentian serangan ke negara-negara tetangga, kecuali jika serangan terhadap Iran datang dari negara tersebut.

“Saya secara pribadi meminta maaf kepada negara-negara tetangga yang terdampak oleh tindakan Iran,” katanya.

Namun belum jelas apakah pernyataan itu benar-benar menandakan perubahan kebijakan. Laporan serangan baru ke negara Teluk masih muncul pada Sabtu.

Baca Juga: Nasib Trump di Ujung Tanduk: Konflik Iran Picu Kekacauan Timur Tengah




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×