Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - LONDON. Bursa saham Eropa dibuka lebih melorot pada Senin (13/7/2026), setelah anjlok minggu lalu, karena meningkatnya permusuhan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mendorong Teheran untuk menutup Selat Hormuz, yang mengguncang investor.
Indeks STOXX 600 pan-Eropa turun 0,3% menjadi 639,29 pada pukul 07.02 GMT, Senin (13/7/2026), setelah mencatat kerugian mingguan tertajam sejak akhir April pada hari Jumat.
Konflik terbaru ini menimbulkan pertanyaan baru tentang kelayakan kesepakatan AS-Iran yang dicapai bulan lalu, yang bertujuan untuk memulihkan lalu lintas melalui Selat Hormuz dan membuka jalan bagi negosiasi lebih lanjut.
Harga minyak naik lebih dari 4%, mendorong saham-saham energi di STOXX 600 naik 1,6%.
Baca Juga: AS-Iran Memanas Lagi, Jumlah Kapal yang Melintas Selat Hormuz Turun Drastis
Investor juga akan menantikan musim laporan keuangan mendatang untuk melihat tanda-tanda bahwa hasil perusahaan dapat mendukung ekuitas, terutama sektor teknologi di mana valuasi berisiko mengalami kenaikan yang berlebihan.
Pada hari Senin, sektor ini berada di bawah tekanan, turun 1,2%, mengikuti penurunan saham-saham teknologi Asia setelah debut SK Hynix Korea Selatan di Nasdaq pada hari Jumat, di mana produsen chip memori AI terkemuka dunia ini melonjak 12,8%.
Di antara saham-saham individual, saham produsen cat Dulux, AkzoNobel, naik 3% setelah Nippon Paint menawarkan untuk membeli bisnis cat dekoratif perusahaan tersebut seharga € 7,5 miliar (US$ 8,55 miliar).
Baca Juga: Uni Eropa Siapkan Sanksi Baru Rusia, 250 Individu dan Entitas Jadi Target














