Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Negara-negara Uni Eropa (UE) belum mencapai kesepakatan mengenai paket sanksi ke-21 yang lebih luas terhadap Rusia. Namun, UE kemungkinan akan menyetujui penambahan sekitar 250 individu dan entitas asal Rusia ke dalam daftar sanksi pada Senin (13/7/2026).
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan langkah tersebut akan menjadi salah satu penambahan daftar sanksi terbesar yang pernah dilakukan oleh blok tersebut.
“Kami berharap dapat menyepakati 250 daftar nama. Ini adalah jumlah penambahan terbesar yang pernah kami lakukan sejauh ini,” kata Kallas sebelum menghadiri pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels.
Baca Juga: Dana Pensiun Jepang Diminta Tambah Investasi Domestik Memicu Reaksi Pasar Keuangan
Meski begitu, Kallas menyatakan pembahasan mengenai paket sanksi ke-21 masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa isu penting masih belum menemukan titik kesepakatan di antara negara-negara anggota UE.
Paket sanksi baru ini merupakan bagian dari upaya Uni Eropa untuk meningkatkan tekanan terhadap Rusia terkait konflik yang masih berlangsung. Namun, keputusan akhir mengenai seluruh isi paket tersebut masih menunggu kesepakatan bersama dari negara-negara anggota.














