kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Arab Saudi vonis mati 5 orang atas pembunuhan Khashoggi, penyidik PBB meradang


Selasa, 24 Desember 2019 / 08:39 WIB
ILUSTRASI. Jamal Khashoggi saat tiba di kedutaan Arab Saudi di Turki. Foto ini sudah diproses terlebih dulu oleh Reuters.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Agnes Callamard, pelapor khusus Amerika Serikat untuk ringkasan di luar hukum atau eksekusi sewenang-wenang, mengatakan putusan persidangan adalah "ejekan" bagi keadilan.

“Para pembunuh bayaran bersalah, dihukum mati. Dalang tidak hanya berjalan bebas, mereka hampir tidak tersentuh oleh investigasi dan persidangan,” katanya di Twitter.

Sebelas tersangka Saudi diadili dalam proses rahasia di ibukota Riyadh. Tak satu pun dari nama mereka yang segera dirilis.

Baca Juga: Heboh gelombang penahanan di Arab Saudi, reputasi putra mahkota semakin tercoreng

"Investigasi menunjukkan bahwa pembunuhan itu tidak direncanakan ... Keputusan diambil secara mendadak," kata Shalaan. Hal ini secara langsung bertentangan dengan temuan penyelidikan yang dipimpin oleh PBB.

Penyelidikan yang dipimpin AS melaporkan pada bulan Februari bahwa bukti menunjukkan "pembunuhan brutal dan terencana, direncanakan dan dilakukan" oleh pejabat Saudi.

Washington Post, sebuah surat kabar di mana Khashoggi menulis kolom, mengatakan kurangnya transparansi dan penolakan pemerintah Saudi untuk bekerja sama dengan penyelidik independen merujuk pada "persidangan palsu".

Baca Juga: Arab Saudi jebloskan kaum intelek, penulis dan pengusaha ke penjara, ada apa?

"Mereka yang akhirnya bertanggung jawab, di tingkat tertinggi pemerintah Saudi, terus melarikan diri dari tanggung jawab atas pembunuhan brutal Jamal Khashoggi," kata Fred Ryan dalam sebuah pernyataan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×