kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

AS Dekati Sekutu Trump di Eropa, Rubio Temui Fico dan Orban


Minggu, 15 Februari 2026 / 13:49 WIB
AS Dekati Sekutu Trump di Eropa, Rubio Temui Fico dan Orban
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio ( REUTERS/Elizabeth Frantz) Marco Rubio


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - MUNICH. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dijadwalkan memulai kunjungan dua hari pada Minggu (15/2)untuk memperkuat hubungan dengan Slovakia dan Hungaria. 

Kedua negara tersebut dipimpin tokoh konservatif yang kerap berselisih dengan negara-negara Uni Eropa lainnya, namun memiliki hubungan hangat dengan Presiden AS Donald Trump.

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya menyatakan bahwa kunjungan ini akan difokuskan pada pembahasan kerja sama energi, isu bilateral, serta komitmen terhadap NATO.

“Ini negara-negara yang sangat kuat hubungannya dengan kami, sangat kooperatif dengan Amerika Serikat. Ini kesempatan baik untuk mengunjungi dua negara yang belum pernah saya datangi,” kata Rubio kepada wartawan sebelum berangkat ke Eropa pada Kamis.

Baca Juga: Persaingan AI Memanas, ByteDance Rilis Model AI yang Diklaim Kalahkan Google Gemini

Selain menjabat sebagai menlu, Rubio juga merangkap sebagai penasihat keamanan nasional Trump. 

Pada Minggu, ia dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Slovakia Robert Fico di Bratislava. Fico sendiri diketahui mengunjungi Trump di Florida bulan lalu. Kunjungan Rubio dilakukan setelah menghadiri Konferensi Keamanan Munich dalam beberapa hari terakhir.

Akan Bertemu Viktor Orban

Pada Senin, Rubio dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban. 

Orban saat ini tertinggal dalam sebagian besar jajak pendapat menjelang pemilu April mendatang yang berpotensi mengakhiri masa kekuasaannya.

“Presiden sangat mendukungnya, dan kami juga. Namun kunjungan ini tetap bersifat bilateral,” ujar Rubio.

Orban merupakan salah satu sekutu terdekat Trump di Eropa dan kerap dipandang kalangan kanan AS sebagai panutan dalam kebijakan imigrasi yang ketat, dukungan terhadap keluarga, serta nilai-nilai konservatif Kristen. 

Budapest juga beberapa kali menjadi tuan rumah Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC), dengan agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Maret.

Hubungan dengan Moskow dan Ketegangan dengan Uni Eropa

Fico dan Orban sama-sama pernah berselisih dengan lembaga Uni Eropa terkait isu kemunduran demokrasi. 

Baca Juga: Trump dan Netanyahu Sepakat Berusaha Mengurangi Ekspor Minyak Iran ke China

Keduanya juga mempertahankan hubungan dengan Moskow, termasuk mengkritik dan menunda sanksi Uni Eropa terhadap Rusia serta menolak pengiriman bantuan militer ke Ukraina.

Berbeda dengan sebagian besar negara Uni Eropa yang telah beralih ke sumber energi alternatif sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022—termasuk membeli gas alam dari AS—Slovakia dan Hungaria masih membeli minyak dan gas Rusia. Praktik ini kerap dikritik Washington. 

Rubio menyebut isu tersebut akan dibahas dalam kunjungannya, namun tidak merinci lebih lanjut.

Fico, yang menilai Uni Eropa tengah berada dalam “krisis mendalam”, memuji Trump sebagai sosok yang diyakini mampu membawa perdamaian kembali ke Eropa. Namun, ia juga mengkritik penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS pada awal Januari.

Isu NATO dan Kerja Sama Nuklir

Slovakia dan Hungaria juga memiliki perbedaan pandangan dengan Trump terkait belanja pertahanan NATO. 

Keduanya telah memenuhi ambang minimum NATO sebesar 2% dari PDB, tetapi belum berencana menaikkannya.

Fico menolak meningkatkan anggaran pertahanan di atas 2% untuk saat ini, meski Trump berulang kali mendesak anggota NATO menaikkan belanja militer hingga 5%. 

Hungaria juga menetapkan belanja pertahanan sebesar 2% dalam anggaran tahun ini.

Di sektor energi nuklir, Slovakia menandatangani perjanjian dengan AS bulan lalu. 

Fico menyebut perusahaan AS Westinghouse berpeluang membangun pembangkit listrik tenaga nuklir baru. 

Ia juga membuka peluang bagi perusahaan lain, termasuk perusahaan teknik nuklir Prancis Framatome, untuk terlibat dalam proyek tersebut.

Baca Juga: AS Siapkan Operasi Militer Jangka Panjang ke Iran, Risiko Konflik Regional Meningkat

Selanjutnya: Mayapada Healthcare (SRAJ) Resmikan Pusat Layanan Jantung Terpadu di Surabaya

Menarik Dibaca: Galaxy Unpacked akan Digelar pada 26 Februari, Seri Galaxy S26 akan Meluncur?




TERBARU

[X]
×