kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.154   1,00   0,01%
  • IDX 5.061   -35,62   -0,70%
  • KOMPAS100 653   -4,54   -0,69%
  • LQ45 515   -2,76   -0,53%
  • ISSI 169   -1,67   -0,98%
  • IDX30 290   -1,64   -0,56%
  • IDXHIDIV20 389   -2,12   -0,54%
  • IDX80 75   -0,49   -0,65%
  • IDXV30 108   -0,73   -0,67%
  • IDXQ30 97   -0,58   -0,60%

AS Diam-Diam Lancarkan Serangan Terbatas ke Pulau Qeshm, Iran


Selasa, 03 November 2026 / 08:47 WIB
AS Diam-Diam Lancarkan Serangan Terbatas ke Pulau Qeshm, Iran
ILUSTRASI. Krisis Timur Tengah: Militer AS - CENTCOM (via REUTERS/U.S. CENTRAL COMMAND)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Amerika Serikat (AS) dilaporkan melancarkan serangan ke Pulau Qeshm, Iran, pada Senin (2/11/2026).

Serangan tersebut menambah ketegangan di tengah konflik kedua negara yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.

Mengutip Wall Street Journal (WSJ), Senin (2/11/2026), serangan tersebut disampaikan dengan mengutip sejumlah pejabat AS.

Baca Juga: AS Serang Pulau Qeshm Iran, Harga Minyak Brent Kembali Tembus US$ 105

Laporan itu muncul setelah media pemerintah Iran, IRNA, memberitakan adanya beberapa ledakan di pulau yang terletak di kawasan Selat Hormuz tersebut.

WSJ menyebut serangan itu merupakan bagian dari serangkaian operasi militer terbatas yang dilakukan Washington dalam beberapa pekan terakhir.

Serangan-serangan tersebut dilaporkan dilakukan dalam skala lebih kecil dan sengaja dirahasiakan.

Langkah ini bertujuan agar tidak memberikan sinyal bahwa AS bermaksud melanjutkan kampanye militer besar-besaran terhadap Iran.

Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) belum segera memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi terkait laporan serangan tersebut.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyampaikan keraguan mengenai kemungkinan melanjutkan kembali serangan militer terhadap Iran seperti yang sempat diancamkan. Trump juga mengatakan kesepakatan dengan Teheran masih mungkin tercapai.

Baca Juga: Johor Jadi Destinasi Favorit Turis Indonesia di Malaysia, Tembus 1,5 Juta Kunjungan

Ketika ditanya wartawan apakah dirinya mempertimbangkan untuk menyerang Iran setelah pemilihan paruh waktu AS pada Selasa (3/11/2026), Trump menjawab, "Tidak."

Perkembangan ini berlangsung di tengah upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik AS-Iran yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU

[X]
×