kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

AS Disebut Bakal Ambil Saham 35% Perusahaan Energi Milik Pengusaha Venezuela


Minggu, 30 Agustus 2026 / 19:19 WIB
AS Disebut Bakal Ambil Saham 35% Perusahaan Energi Milik Pengusaha Venezuela
ILUSTRASI. Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menyiapkan skema kepemilikan pasif sebesar 35% pada perusahaan energi milik pengusaha Venezuela (REUTERS/Orhan Qereman)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menyiapkan skema kepemilikan pasif sebesar 35% pada perusahaan energi milik pengusaha Venezuela Alejandro Betancourt, North American Blue Energy Partners.

Rencana tersebut dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ) pada Sabtu (29/8/2026), dengan mengutip sejumlah pihak yang terlibat dalam negosiasi kesepakatan tersebut.

Selain mengambil kepemilikan saham, pemerintah AS disebut akan memperoleh hak istimewa untuk membeli 20% dari produksi North American Blue Energy Partners dengan harga pokok.

Menurut laporan WSJ, investasi tersebut rencananya akan disusun melalui penny warrants oleh Office of Strategic Capital (OSC) yang berada di bawah Pentagon. Skema tersebut disebut memungkinkan pemerintah AS memperoleh kepemilikan ekuitas dalam perusahaan tanpa membutuhkan investasi modal dalam jumlah besar.

Laporan mengenai rencana kepemilikan saham tersebut muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pemerintah AS akan mengambil kendali atas seperlima cadangan minyak Venezuela yang sangat besar.

Baca Juga: Trump Bentuk Akademi Antariksa AS, Cetak Astronaut dan Insinyur Masa Depan

Trump belum memberikan rincian mengenai mekanisme pengaturan tersebut. Ia hanya menyebut bahwa AS telah mendapatkan kendali mayoritas atas lebih dari 65 miliar barel cadangan minyak terbukti Venezuela melalui kemitraan dengan perusahaan swasta.

Namun, Pentagon membantah bahwa OSC mengambil kepemilikan saham pada perusahaan swasta.

Menanggapi permintaan komentar dari Reuters, juru bicara utama Pentagon Sean Parnell mengatakan, "Office of Strategic Capital (OSC) tidak mengambil kepemilikan saham di perusahaan swasta. Berdasarkan kewenangan berdasarkan undang-undang yang dimilikinya, peran OSC secara ketat terbatas pada pemberian bantuan modal dalam bentuk pinjaman, jaminan pinjaman, atau bantuan teknis, termasuk penataan transaksi untuk mengembangkan dan membiayai investasi."

Sementara itu, Gedung Putih dan North American Blue Energy Partners belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters yang disampaikan di luar jam kerja reguler.




TERBARU

[X]
×