kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45950,15   -24,18   -2.48%
  • EMAS989.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

AS Memberi Bantuan Militer Tambahan ke Ukraina Senilai US$800 Juta


Kamis, 14 April 2022 / 08:31 WIB
AS Memberi Bantuan Militer Tambahan ke Ukraina Senilai US$800 Juta
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Joe Biden pada hari Rabu (13/4) mengumumkan pemberian bantuan militer tambahan ke Ukraina dengan nilai mencapai US$800 juta. Bantuan tambahan tersebut merupakan respons atas atas penguatan militer Rusia di timur Ukraina.

Dengan tambahan itu, nilai bantuan militer AS ke Ukraina sejak Februari telah mencapai US$2,5 miliar.

"Kita tidak bisa beristirahat sekarang. Saya meyakinkan Presiden Zelensky, rakyat Amerika akan terus berdiri bersama rakyat Ukraina yang berani dalam perjuangan mereka untuk kebebasan," kata Biden dalam pernyataan tertulis.

Dilansir dari Reuters, paket bantuan militer tambahan itu akan mencakup 11 helikopter Mi-17, 18 howitzer 155mm, bersama dengan 40.000 peluru artileri, radar kontra-artileri, 200 pengangkut personel lapis baja dan 300 drone Switchblade.

Baca Juga: China Protes Keras Keputusan AS yang Mengirim Sistem Pertahanan Udara ke Taiwan

Juru bicara Pentagon, John Kirby, mengatakan beberapa sistem, seperti howitzer dan radar, akan dikirimkan bersama pelatih untuk pasukan Ukraina yang tidak terbiasa menggunakan peralatan militer AS.

Tak lama setelah bantuan tambahan ini diumumkan, para eksekutif dari pembuat senjata AS dilaporkan langsung bertemu dengan pejabat Pentagon untuk membahas dampak industri jika konflik Ukraina berkepanjangan.

Beberapa eksekutif yang dilaporkan hadir berasal dari BAE Systems, General Dynamics, Lockheed Martin, Huntington Ingalls Industries, L3Harris Technologies, Boeing, Raytheon Technologies, dan Northrop Grumman.

Baca Juga: Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov: 1.000 Marinir Ukraina Menyerah di Mariupol

Zelensky hingga saat ini terus memohon kepada AS dan Eropa untuk menyediakan senjata dan peralatan yang lebih berat untuk menahan laju invasi Rusia.

Saat ini pasukan Rusia dikabarkan akan lebih fokus ke wilayah Donbass yang mencakup dua wilayah separatis Luhanks dan Donetsk. Rusia hendak memastikan dua wilayah itu dibebaskan secara penuh dari Ukraina.

Wilayah lain yang kini masih menjadi fokus Rusia adalah Mariupol yang merupakan kota pelabuhan strategis yang terletak di sekitar Donbass. Rusia melaporkan pada hari Rabu ada lebih dari 1.000 marinir Ukraina yang telah menyerah di wilayah itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×