kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

AS rekomendasikan suntikan booster untuk semua warga akibat peningkatan varian Delta


Rabu, 18 Agustus 2021 / 08:46 WIB
ILUSTRASI. Seorang warga berpakaian seperti Uncle Sam menghadiri protes anti-wajib vaksin penyakit virus korona (COVID-19). REUTERS/Andrew Kelly


Sumber: Al Jazeera | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas kesehatan Amerika Serikat diperkirakan akan merekomendasikan dosis ekstra vaksin COVID-19 untuk semua orang Amerika karena varian Delta menyebar dengan cepat ke seluruh negeri.

Pejabat kesehatan di pemerintahan Presiden AS Joe Biden akan merekomendasikan bahwa kebanyakan orang harus mendapatkan suntikan booster delapan bulan setelah mereka menyelesaikan vaksinasi awal mereka, sebuah sumber yang mengetahui keputusan tersebut mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Suntikan ekstra bisa dimulai pada pertengahan atau akhir September, menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, kata sumber itu.

Baca Juga: Sydney catat hari paling mematikan karena Covid-19, lockdown Melbourne diperpanjang

Rekomendasi yang akan datang oleh Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC), yang dikirim melalui telegram oleh pejabat AS minggu lalu, didorong oleh varian baru virus yang sangat menular dan tanda-tanda awal bahwa perlindungan dari vaksin memudar dalam beberapa bulan.

Langkah ini berarti bahwa upaya vaksinasi massal terbesar dalam sejarah AS, yang hanya berhasil sebagian, harus diperluas dan dilanjutkan.

AS sedang mengalami gelombang keempat pandemi ketika varian Delta menyebar secara agresif melalui komunitas yang tidak divaksinasi di AS, terutama negara bagian selatan Florida, Alabama, Mississippi, Louisiana, dan Texas sehingga menyebabkan peningkatan jumlah infeksi.

AS telah sepenuhnya memvaksinasi 168 juta orang, atau sekitar 62 persen dari populasi orang dewasa pada 16 Agustus, menurut CDC. Angka-angka itu di bawah tolok ukur yang ditetapkan oleh administrasi Biden untuk program vaksinasi nasional sekarang.

Selanjutnya: Kasus Covid-19 meningkat, AS ingatkan warganya agar tidak bepergian ke Turki




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×