Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
Selain pengelolaan investasi, perencanaan pengalihan kekayaan antargenerasi juga menjadi perhatian nasabah di Singapura.
Sekitar tiga dari empat nasabah Affluent di negara tersebut telah memiliki surat wasiat atau rencana suksesi kekayaan, maupun berniat menyusunnya. Tingkat kesiapan ini lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain di kawasan pada setiap kelompok usia.
Kesenjangan paling lebar terlihat pada kelompok berusia 55 tahun ke atas. Sebanyak 76% nasabah di Singapura dalam kelompok usia tersebut telah memiliki rencana suksesi, dibandingkan 41 persen di Hong Kong.
Ada sejumlah faktor yang mendorong nasabah menyusun rencana warisan. Nasihat penasihat keuangan dan persoalan kesehatan masing-masing disebut oleh 41% responden sebagai pemicu utama.
Baca Juga: Bank Berlomba Memperkuat Layanan Bagi Nasabah Kaya
Perencanaan pensiun menyusul dengan 37%, kemudian pernikahan atau perceraian sebesar 18% serta kelahiran anak sebesar 13%.
Dalam menyusun pembagian harta, perlindungan aset keluarga menjadi prioritas utama bagi 51% responden.
Sementara itu, menghindari perselisihan keluarga dan memastikan pembagian yang adil di antara ahli waris masing-masing dipilih oleh 45% responden.














